Kepala BPN Banjar Peras Notaris Saat Proses Balik Nama
Jumat, 03/09/2010 00:20 WIB
Jakarta -
Tersangka kasus pemerasan, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Banjar, Kalimantan Selatan, Eddy Sofyan Noor telah melakukan pemerasan terhadap sejumlah notaris di Banjarmasin. Pemerasan dilakukan Eddy saat proses peralihan hak atas tanah (balik nama).
"Modusnya kan ada permintaan notaris saat jual beli tanah kan ada balik nama, di situ ada pemerasan. Kalau notaris tidak kasih sekian, dia tidak mau acc (tanda tangan)," jelas Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Babul Khoir Harahap, dalam jumpa pers di kantornya, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Kamis (2/9/2010).
Pemerasan yang dilakukan Eddy, diketahui sudah berlangsung cukup lama. Hingga akhirnya salah seorang notaris yang menjadi korban, melaporkan aksi Eddy ini ke Kejaksaan.
"Tersangka ini sudah beberapa lama melakukan pemerasan terhadap notaris sehingga menimbulkan keresahan di Banjar, sehingga seorang notaris melakukan pelaporan kepada kita," terangnya.
Total notaris yang sudah diperas oleh Eddy memang belum diketahui jumlahnya. Namun, Kejaksaan menyatakan, tersangka telah mengakui perbuatannya.
"Yang kita tahu baru tujuh orang sementara ini, mungkin bisa lebih. Sementara kita menunggu Gedung Bundar minta keterangan dari saksi-saksi korban. Kita lihat perkembangan kasus ini," jelas dia.
Eddy diduga telah melakukan tindak pidana gratifikasi atau pemerasan terhadap sejumlah notaris yang dilaksanakan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Dia dijerat pasal 11, 12 dan 12 huruf b Undang-Undang Tipikor.
Saat ini Eddy masih menjalani pemeriksaan di Gedung Jampidsus Kejagung. Setelah pemeriksaan selesai, Eddy akan dibawa ke rutan negara di Kejagung cabang dari Tahanan Salemba.
Eddy ditangkap oleh tim gabungan dari penyidik Jampidsus Kejagung dengan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan di Bandara Soekarno-Hatta. Eddy tertangkap tangan menerima uang sebesar Rp 38 juta dari seorang notaris. Foto transaksi serah terima uang di Bandara Kalsel dan rekaman pembicaran telepon Eddy yang telah disadap Kejaksaan, beserta uang Rp 38 juta tersebut dijadikan barang bukti untuk menangkapnya.
(nvc/mok)
"Modusnya kan ada permintaan notaris saat jual beli tanah kan ada balik nama, di situ ada pemerasan. Kalau notaris tidak kasih sekian, dia tidak mau acc (tanda tangan)," jelas Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Babul Khoir Harahap, dalam jumpa pers di kantornya, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Kamis (2/9/2010).
Pemerasan yang dilakukan Eddy, diketahui sudah berlangsung cukup lama. Hingga akhirnya salah seorang notaris yang menjadi korban, melaporkan aksi Eddy ini ke Kejaksaan.
"Tersangka ini sudah beberapa lama melakukan pemerasan terhadap notaris sehingga menimbulkan keresahan di Banjar, sehingga seorang notaris melakukan pelaporan kepada kita," terangnya.
Total notaris yang sudah diperas oleh Eddy memang belum diketahui jumlahnya. Namun, Kejaksaan menyatakan, tersangka telah mengakui perbuatannya.
"Yang kita tahu baru tujuh orang sementara ini, mungkin bisa lebih. Sementara kita menunggu Gedung Bundar minta keterangan dari saksi-saksi korban. Kita lihat perkembangan kasus ini," jelas dia.
Eddy diduga telah melakukan tindak pidana gratifikasi atau pemerasan terhadap sejumlah notaris yang dilaksanakan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Dia dijerat pasal 11, 12 dan 12 huruf b Undang-Undang Tipikor.
Saat ini Eddy masih menjalani pemeriksaan di Gedung Jampidsus Kejagung. Setelah pemeriksaan selesai, Eddy akan dibawa ke rutan negara di Kejagung cabang dari Tahanan Salemba.
Eddy ditangkap oleh tim gabungan dari penyidik Jampidsus Kejagung dengan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan di Bandara Soekarno-Hatta. Eddy tertangkap tangan menerima uang sebesar Rp 38 juta dari seorang notaris. Foto transaksi serah terima uang di Bandara Kalsel dan rekaman pembicaran telepon Eddy yang telah disadap Kejaksaan, beserta uang Rp 38 juta tersebut dijadikan barang bukti untuk menangkapnya.
(nvc/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 08/02/2012 12:23 WIB
PPATK: Ada 8 Pemilik Transaksi Mencurigakan Kasus Wisma Atlet
-
Rabu, 08/02/2012 12:11 WIB
Amir Syamsuddin Diplot Jadi Anggota Dewan Pembina PD
-
Rabu, 08/02/2012 12:09 WIB
Harta Ketua MA Hatta Ali Rp 2,7 Miliar
-
Rabu, 08/02/2012 12:03 WIB
Fahri: Ruhut Harus Hormati Teguran BK & Bereskan Rumah Tangganya
-
Rabu, 08/02/2012 11:57 WIB
Faisal-Biem Serahkan 540 Ribu Dukungan Suara ke KPU Hari Sabtu
-
Rabu, 08/02/2012 11:40 WIB
Kapten 'Titanic' Italia Berfoto Mesra dengan Si Pirang Sebelum Musibah
-
Rabu, 08/02/2012 11:42 WIB
SBY Copot Amir Syamsuddin dari Sekretaris Dewan Kehormatan PD
-
Rabu, 08/02/2012 10:54 WIB
Disambut Meriah, Anas Batal Dapat Gelar Bangsawan Gowa
-
Rabu, 08/02/2012 10:35 WIB
Ruhut Ditegur Keras BK DPR, Harus Perbaiki Kisruh Rumah Tangganya
-
226 Komentar
-
195 Komentar
-
176 Komentar
-
165 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 604.000
- Rp 1,418.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

