Demokrat: Pidato SBY Buat Malaysia Melunak
Jumat, 03/09/2010 12:00 WIB
Jakarta -
Partai Demokrat (PD) menilai pidato Presiden SBY berdampak baik bagi hubungan Indonesia-Malaysia. Janji pemerintah Malaysia bahwa TKI akan diperhatikan, dinilai sebagai tanda negeri jiran itu melunak.
"Malaysia sudah menyinggung memilih jalur diplomasi, mereka juga memperhatikan TKI. Itu artinya pidato SBY sudah didengar Malaysia. SBY memang mengedepankan penyelesaian dari jalur diplomasi," ujar Wakil Ketua Umum PD Max Sopacua, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (4/9/2010).
Menurut Max, apa yang disampaikan Presiden SBY terkait simbiosis mutualisme antara Indonesia dengan Malaysia dan sudah menyentuh rakyat Malaysia. Malaysia, dinilai Max, sudah kembali bersimpati kepada Indonesia sebagai negara serumpun.
"SBY menyampaikan hubungan Indonesia dengan Malaysia yang saling menguntungkan. Tidak ada yang boleh mengambil keputusan yang irasional. Memang masalah itu harus diselesaikan secara diplomasi," ujar Max.
Namun demikian, Max berharap Malaysia juga mau membahas bersama-sama masalah perbatasan dengan Indonesia, sehingga insiden di perbatasan tidak terulang lagi.
"Jangan menunggu penyelesaian kasus Malaysia dengan Singapura," papar Max.
Max juga berharap Malaysia tidak omong kosong soal TKI. Malaysia diharapkan menepati janji merawat TKI.
"Malaysia harus melindungi TKI di sana. Jangan melihat masalah dari satu kejadian saja. Hubungan baik harus dijaga," pintanya.
(van/lrn)
"Malaysia sudah menyinggung memilih jalur diplomasi, mereka juga memperhatikan TKI. Itu artinya pidato SBY sudah didengar Malaysia. SBY memang mengedepankan penyelesaian dari jalur diplomasi," ujar Wakil Ketua Umum PD Max Sopacua, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (4/9/2010).
Menurut Max, apa yang disampaikan Presiden SBY terkait simbiosis mutualisme antara Indonesia dengan Malaysia dan sudah menyentuh rakyat Malaysia. Malaysia, dinilai Max, sudah kembali bersimpati kepada Indonesia sebagai negara serumpun.
"SBY menyampaikan hubungan Indonesia dengan Malaysia yang saling menguntungkan. Tidak ada yang boleh mengambil keputusan yang irasional. Memang masalah itu harus diselesaikan secara diplomasi," ujar Max.
Namun demikian, Max berharap Malaysia juga mau membahas bersama-sama masalah perbatasan dengan Indonesia, sehingga insiden di perbatasan tidak terulang lagi.
"Jangan menunggu penyelesaian kasus Malaysia dengan Singapura," papar Max.
Max juga berharap Malaysia tidak omong kosong soal TKI. Malaysia diharapkan menepati janji merawat TKI.
"Malaysia harus melindungi TKI di sana. Jangan melihat masalah dari satu kejadian saja. Hubungan baik harus dijaga," pintanya.
(van/lrn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 03:58 WIB
9 Jam Setelah Kecelakaan Maut, Cisarua Arah Jakarta Macet Total
-
Sabtu, 11/02/2012 02:47 WIB
Jasa Raharja Santuni Korban Tewas Kecelakaan Bus Maut Rp 25 Juta
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 02:04 WIB
Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Puncak Pukul 2 Dini Hari
-
Sabtu, 11/02/2012 01:38 WIB
TB Silalahi Akan Panggil Diana untuk Buktikan Politik Uang di Kongres PD
-
Sabtu, 11/02/2012 02:21 WIB
Korban Tabrakan Bus Maut: Saya Lagi Tidur, Tiba-tiba Duaarrr...
-
Sabtu, 11/02/2012 01:33 WIB
Kesaksian Penumpang Bus Maut: Saya Hanya Bisa Teriak dan Berdoa
-
Sabtu, 11/02/2012 02:04 WIB
Polisi Olah TKP Kecelakaan Maut di Puncak Pukul 2 Dini Hari
-
Jumat, 10/02/2012 22:57 WIB
Kronologi Kecelakaan Bus Maut di Puncak Bogor
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
159 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

