Suap Pemilihan DGS BI
Paskah Suzetta Jadi Tersangka, Hamka Yandhu Tolak Komentar
Jumat, 03/09/2010 13:21 WIB
Jakarta -
Mantan anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) Hamka Yandhu menolak berkomentar soal penetapan 10 rekannya dari Golkar sebagai tersangka terkait kasus suap DGS BI, termasuk peran Paskah Suzetta dalam kasus itu.
"Saya tidak komentar dulu. Soal itu saya tidak mau berkomentar apa-apa," kata Hamka, Jumat (3/9).
Saat ditanya soal pemberi suap yang diduga melibatkan Miranda S Goeltom dan Nunun Nurbaeti, Hamka juga enggan berkomentar. Pria yang sudah divonis lebih dulu oleh Pengadilan Tipikor ini memilih diam dan menyerahkan penanganan kasus pada KPK. "Jangan saya, yang lain saja dulu," ujarnya.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menetapkan 26 tersangka terkait kasus suap menggunakan traveler's cheque dalam pemilihan DGS BI di DPR yang dimenangkan oleh Miranda pada tahun 2004. Dari jumlah tersebut, 10 di antaranya berasal dari Golkar.
Mereka adalah, Baharuddin Aritonang (BA) yang diduga menerima Rp 350 juta. Antony Zeidra Abidin (AZA) yang diduga menerima Rp 600 juta. Ahmad Hafiz Zawawi (AHZ) yang diduga menerima Rp 600 juta. Boby Suhardiman (BS) yang diduga menerima Rp 500 juta.
Paskah Suzetta (PS) yang diduga menerima Rp 600 juta. Hengky Baramuli (HB) yang diduga menerima Rp 500 juta. Reza Kamarullah (RK) yang diduga menerima Rp 500 juta. Asep Ruchimat Sudjana (ARS) yang diduga menerima Rp 150 juta.
Marthin Bria Seran (MBS) yang diduga menerima Rp 250 juta dan TM Nurlif menerima yang diduga Rp 550 juta.
(mad/aan)
"Saya tidak komentar dulu. Soal itu saya tidak mau berkomentar apa-apa," kata Hamka, Jumat (3/9).
Saat ditanya soal pemberi suap yang diduga melibatkan Miranda S Goeltom dan Nunun Nurbaeti, Hamka juga enggan berkomentar. Pria yang sudah divonis lebih dulu oleh Pengadilan Tipikor ini memilih diam dan menyerahkan penanganan kasus pada KPK. "Jangan saya, yang lain saja dulu," ujarnya.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menetapkan 26 tersangka terkait kasus suap menggunakan traveler's cheque dalam pemilihan DGS BI di DPR yang dimenangkan oleh Miranda pada tahun 2004. Dari jumlah tersebut, 10 di antaranya berasal dari Golkar.
Mereka adalah, Baharuddin Aritonang (BA) yang diduga menerima Rp 350 juta. Antony Zeidra Abidin (AZA) yang diduga menerima Rp 600 juta. Ahmad Hafiz Zawawi (AHZ) yang diduga menerima Rp 600 juta. Boby Suhardiman (BS) yang diduga menerima Rp 500 juta.
Paskah Suzetta (PS) yang diduga menerima Rp 600 juta. Hengky Baramuli (HB) yang diduga menerima Rp 500 juta. Reza Kamarullah (RK) yang diduga menerima Rp 500 juta. Asep Ruchimat Sudjana (ARS) yang diduga menerima Rp 150 juta.
Marthin Bria Seran (MBS) yang diduga menerima Rp 250 juta dan TM Nurlif menerima yang diduga Rp 550 juta.
(mad/aan)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 01:01 WIB
Bebaskan Terdakwa Korupsi Rp 27 M, Hati Nurani MA Dipertanyakan
-
Jumat, 10/02/2012 00:56 WIB
Kasus PPID, Danny Nawawi Disebut Catut Nama Menakertrans
-
Jumat, 10/02/2012 00:14 WIB
Polisi: Pembunuhan ABG di Kebayoran Baru Tidak Direncanakan
-
Jumat, 10/02/2012 00:08 WIB
Kakak Pembunuh ABG di Kebayoran Baru akan Dites Psikologi
-
Jumat, 10/02/2012 00:02 WIB
Diduga Depresi, Korban Kekerasan Ibu Angkat akan Dibawa ke Psikiater
-
Jumat, 10/02/2012 00:14 WIB
Polisi: Pembunuhan ABG di Kebayoran Baru Tidak Direncanakan
-
Jumat, 10/02/2012 00:05 WIB
Awas! Pintu Koboi Dipasang, Atapers KRL Diminta Tobat
-
Jumat, 10/02/2012 01:01 WIB
Bebaskan Terdakwa Korupsi Rp 27 M, Hati Nurani MA Dipertanyakan
-
Kamis, 09/02/2012 15:49 WIB
Buruh di Jakarta Ancam Demo Besar-besaran, Foke: Buruh Harus Ngaca
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 857.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

