Jubir: Wapres Boediono Tak Bekerja untuk Citra
Jumat, 03/09/2010 16:45 WIB
Yopie Hidayat
Jakarta -
Wakil Presiden (Wapres) Boediono mementingkan pekerjaan dan melihat dampak langsung dari kebijakan yang diambil oleh pemerintah terhadap masyarakat. Namun, pekerjaan itu dilakukan Boediono tidak dalam rangka membangun imej atau citra yang cuma tampak dari luar.
"Yang lebih penting bagi kami adalah dampaknya langsung kepada masyarakat. Bukan image atau citra, karena Bapak tidak mempunyai ambisi politik untuk membangun imej yang ditonjolkan. Yang penting adalah bagaimana hasil kerja itu akan lebih nyata," kata Juru Bicara Wapres, Yopie Hidayat.
Hal itu disampaikan dia di Kantor Wapres, Jl Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (3/9/2010), menanggapi hasil survei Indo Barometer yang dilansir kemarin.
Survei tentang kinerja pemerintahan SBY-Boediono itu menyebut angka ketidakpuasan publik atas kinerja dan performa Boediono turun menjadi 60,1 persen.
Menurut Yopie, Boediono berulangkali mengungkapkan bahwa kedudukannya sebagai Wapres kali ini mungkin akan menjadi pengabdian terakhir selaku pejabat negara. Boediono tidak lagi mempunyai keinginan politik apa pun.
Yopie mengatakan, tugas sebagai orang nomor dua di negeri ini tentu berat. Namun, Boediono menilai bahwa latar belakangnya sebagai ekonom dan pengalamannya menjadi pejabat di Bappenas dan Bank Indonesia (BI) bisa memberikan kontribusi bagi percepatan penanggulangan kemiskinan di Indonesia.
"Mengenai kalau itu rawan imejnya, saya pikir itu bukan pertimbangan penting. Yang ingin kami lakukan adalah bagaimana membuat kebijakan yang terbaik," katanya.
Yopie juga menanggapi hasil survei yang menyebut penurunan angka ketidakpuasan publik terhadap kinerja Boediono itu karena naiknya harga-harga. Menurutnya, bukan perkara mudah untuk mengatasi kenaikan harga dan inflasi tersebut. Indonesia menganut sistem ekonomi terbuka, sehingga siapapun tidak bisa mengatur harga harga sesuka hati.
"Kalau Anda memahami dinamika perekonomian yang sangat terbuka seperti di Indonesia, tidak mungkin kami menentukan harga. Misalnya pemerintah bilang harga beras cuma Rp 5 ribu per kilo, enggak mungkin begitu terus. Tapi kami akan menetapkan, menjaga kebijakan yang tepat agar sesuai, sehingga harga-harga itu lebih terkendali," tutup Yopie.
(irw/lrn)
"Yang lebih penting bagi kami adalah dampaknya langsung kepada masyarakat. Bukan image atau citra, karena Bapak tidak mempunyai ambisi politik untuk membangun imej yang ditonjolkan. Yang penting adalah bagaimana hasil kerja itu akan lebih nyata," kata Juru Bicara Wapres, Yopie Hidayat.
Hal itu disampaikan dia di Kantor Wapres, Jl Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (3/9/2010), menanggapi hasil survei Indo Barometer yang dilansir kemarin.
Survei tentang kinerja pemerintahan SBY-Boediono itu menyebut angka ketidakpuasan publik atas kinerja dan performa Boediono turun menjadi 60,1 persen.
Menurut Yopie, Boediono berulangkali mengungkapkan bahwa kedudukannya sebagai Wapres kali ini mungkin akan menjadi pengabdian terakhir selaku pejabat negara. Boediono tidak lagi mempunyai keinginan politik apa pun.
Yopie mengatakan, tugas sebagai orang nomor dua di negeri ini tentu berat. Namun, Boediono menilai bahwa latar belakangnya sebagai ekonom dan pengalamannya menjadi pejabat di Bappenas dan Bank Indonesia (BI) bisa memberikan kontribusi bagi percepatan penanggulangan kemiskinan di Indonesia.
"Mengenai kalau itu rawan imejnya, saya pikir itu bukan pertimbangan penting. Yang ingin kami lakukan adalah bagaimana membuat kebijakan yang terbaik," katanya.
Yopie juga menanggapi hasil survei yang menyebut penurunan angka ketidakpuasan publik terhadap kinerja Boediono itu karena naiknya harga-harga. Menurutnya, bukan perkara mudah untuk mengatasi kenaikan harga dan inflasi tersebut. Indonesia menganut sistem ekonomi terbuka, sehingga siapapun tidak bisa mengatur harga harga sesuka hati.
"Kalau Anda memahami dinamika perekonomian yang sangat terbuka seperti di Indonesia, tidak mungkin kami menentukan harga. Misalnya pemerintah bilang harga beras cuma Rp 5 ribu per kilo, enggak mungkin begitu terus. Tapi kami akan menetapkan, menjaga kebijakan yang tepat agar sesuai, sehingga harga-harga itu lebih terkendali," tutup Yopie.
(irw/lrn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 12/02/2012 03:12 WIB
10 Korban Tragedi Bus Karunia Bakti Luka Berat, Mayoritas Patah Tulang
-
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Minggu, 12/02/2012 01:19 WIB
Banjir Rendam Komplek Dosen IKIP Jatibening Bekasi
-
Minggu, 12/02/2012 00:44 WIB
Petaka Bus Maut Cisarua, Motor Ketua RT Batu Kasur pun Ikut Ringsek
-
Minggu, 12/02/2012 01:38 WIB
Biayai Gapura Mapolres dengan Dana Pribadi, Kapolres Kukar Disorot
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 12:51 WIB
Ditolak di Palangkaraya, 5 Anggota FPI Diturunkan Sriwijaya di Banjarmasin
-
439 Komentar
-
377 Komentar
-
348 Komentar
-
229 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

