Jalur Mudik Pantura
Fly Over Gebang Belum Rampung, Siap-siap Macet
Jumat, 03/09/2010 18:23 WIB
Foto: Andri (detikcom)
Cirebon -
Pembangunan jembatan layang (fly over) Gebang, Cirebon, belumlah rampung dikerjakan. Padahal inilah jalan untuk menuju Brebes, Jawa Tengah. Ini akan menjadi masalah terutama untuk pemudik bermotor.
Penyelesaian proyek sepanjang sekitar 2 kilometer, termasuk jembatan, ini terus dikerjakan siang-malam oleh para pekerja. Dari pantauan detikcom, Kamis (2/9/2010), pembangunan baru jalan 20 persen.
Dampak pembangunan membuat lajur Pantura menyempit sehingga menyulitkan pengendara untuk melaluinya. Lajur yang semula dua menjadi satu. Setiap kendaraan yang melintas harus antre untuk melalui jalan jalan tersebut.
Pembangunan diproyeksikan untuk meminimalisir kemacetan, karena Gebang memiliki pasar tumpah. "Kalau rame pagi-pagi pukul 06.00-09.00 WIB," kata Nasril (47), seorang kurir pengangkut barang saat berbincang dengan detikcom.
Selain membuat macet, proyek juga menyebabkan debu saat kendaraan besar melalui proyek jembatan tersebut. Namun tidak perlu khawatir jika Anda menggunakan mobil atau bus.
Dengan adanya tol Kanci-Pejagan yang baru, kemacetan proyek fly over ini bisa dihindari. Dari ujung tol Kanci, pemudik bisa langsung menyambung ke tol Pejagan dan langsung keluar di Brebes, Jawa Tengah.
Nah, yang jadi masalah adalah pemudik bermotor. Mereka mau tidak mau harus melalui proyek fly over ini untuk menuju Jawa Tengah. Namun sebagai alternatif, bisa juga dicoba jalan Sindang Laut untuk menuju Brebes.
(ahy/fay)
Penyelesaian proyek sepanjang sekitar 2 kilometer, termasuk jembatan, ini terus dikerjakan siang-malam oleh para pekerja. Dari pantauan detikcom, Kamis (2/9/2010), pembangunan baru jalan 20 persen.
Dampak pembangunan membuat lajur Pantura menyempit sehingga menyulitkan pengendara untuk melaluinya. Lajur yang semula dua menjadi satu. Setiap kendaraan yang melintas harus antre untuk melalui jalan jalan tersebut.
Pembangunan diproyeksikan untuk meminimalisir kemacetan, karena Gebang memiliki pasar tumpah. "Kalau rame pagi-pagi pukul 06.00-09.00 WIB," kata Nasril (47), seorang kurir pengangkut barang saat berbincang dengan detikcom.
Selain membuat macet, proyek juga menyebabkan debu saat kendaraan besar melalui proyek jembatan tersebut. Namun tidak perlu khawatir jika Anda menggunakan mobil atau bus.
Dengan adanya tol Kanci-Pejagan yang baru, kemacetan proyek fly over ini bisa dihindari. Dari ujung tol Kanci, pemudik bisa langsung menyambung ke tol Pejagan dan langsung keluar di Brebes, Jawa Tengah.
Nah, yang jadi masalah adalah pemudik bermotor. Mereka mau tidak mau harus melalui proyek fly over ini untuk menuju Jawa Tengah. Namun sebagai alternatif, bisa juga dicoba jalan Sindang Laut untuk menuju Brebes.
(ahy/fay)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 08:37 WIB
Gunung Lokon Kembali Meletus!
-
Jumat, 10/02/2012 08:31 WIB
Mahfud: KPK Masih Bisa Cekal Seseorang di Penyelidikan
-
Jumat, 10/02/2012 08:20 WIB
Polisi Masih Teliti Temuan Senjata di Hutan UI
-
Jumat, 10/02/2012 07:44 WIB
BK DPR Tunggu Aduan Sebelum Periksa Nasir
-
Jumat, 10/02/2012 07:26 WIB
Eks Pengacara 'Membelot' ke Nazaruddin, Rosa Merasa Dirugikan
-
Jumat, 10/02/2012 07:26 WIB
Eks Pengacara 'Membelot' ke Nazaruddin, Rosa Merasa Dirugikan
-
Jumat, 10/02/2012 06:31 WIB
3 Aksi Nasir yang Mengundang Kecurigaan Publik
-
Jumat, 10/02/2012 05:31 WIB
DK PD: Pengurus yang Disawer Anas Jangan Hanya Bicara
-
Jumat, 10/02/2012 01:25 WIB
Ketika Hitler Berlatih Pidato dan Bercelana Pendek
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 857.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

