Memindahkan Ibukota Dinilai Hanya Memindahkan Kemacetan

Ramadhian Fadillah - detikNews
Sabtu, 04/09/2010 09:32 WIB
Jakarta - Salah satu opsi Presiden SBY untuk mengatasi kemacetan adalah memindahkan Ibukota dari Jakarta ke tempat lain. Ide ini dinilai tidak tepat dan hanya memindahkan masalah dari satu kota ke kota lainnya.

"Ini kan lari dari kenyataan. Selesaikan dulu masalahnya. Baru bicarakan pemindahan ibukota," ujar Ketua Forum Warga Kota Jakarta, Azas Tigor Nainggolan kepada detikcom, Sabtu (4/9/2010).

Menurut Tigor, memindahkan ibukota dengan mengatasi kemacetan adalah hal yang berbeda. Jika ibukota dipindah dari Jakarta tetapi sistem transportasi tidak dibenahi, maka dalam beberapa tahun ibukota baru itu dipastikan akan bernasib seperti Jakarta.

"Silakan pindahkan ke Palangkaraya, atau ke Timika, tapi jika sistem transportasi seperti ini maka kemacetan pasti terjadi," jelas Tigor.

Tigor menjelaskan sistem pembangunan di Indonesia adalah pertumbuhan. Artinya, pertumbuhan di satu kota terus digenjot, sementara kota lainnya tumbuh sangat lambat.

"Kalau mau merubah konsep pertumbuhan menjadi pemerataan. Sehingga masyarakat tidak bertumpuk di beberapa kota saja," terang pria plontos ini.

(rdf/ndr)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini