LSI dan IB Harus Jelaskan Perbedaan Temuan Hasil Survey
Sabtu, 04/09/2010 09:40 WIB
Jakarta -
Hasil survey LSI dan IndoBarometer (IB) yang menyebutkan popularitas pemerintahan SBY-Boediono menurun, akan menjadi bahan evaluasi internal KIB II. Tetapi ada data hasil survey yang dinilai rancu dan memerlukan penjelasan dua lembaga penyelenggaranya.
Demikian tanggapan Julian Aldrin Pasha mengenai hasil survey terkini LSI dan ID, Sabtu (4/9/2010). Tanggapan ini dia sampaikan dalam kapasitas akademisi, dan bukan sebagai Jubir Kepresidenan RI.
"Setelah mempelajari hasil survey, dalam pandangan saya ada yang agak rancu. Terlihat ada perbedaan dalam konteks hasil temuan kedua lembaga tersebut," kata Julian kepada detikcom.
Menurutnya, perbedaan antara hasil survey LSI dan IB itu sedemikian mencolok sehingga memerlukan penjelasan lebih lanjut. Perbedaan tajam itu misalnya terlihat dari tingkat kepuasan masyarakat terhadap situasi politik nasional (LSI:51,9% dan IB: 28%) serta kondisi ekonomi (LSI: 37,8% dan IB:29%).
Berdasar pengalamannya mengadakan penelitian, bisa jadi perbedaan hasil tersebut akibat perbedaan wording atau hal lain. Namun masalahnya masing-masing lembaga survey mengklaim bahwa margin error mereka hanya 2,8%-3% yang sebenarnya masih dalam batas aman sehingga semestinya selisih hasil juga tidak besar.
"Terus terang agak sulit dibayangkan menginggat waktu penyelenggaraan survey, jumlah responden, locus dan fokus penelitian yang ada kemiripan atau persamaan. Mungkin perlu klarifikasi agar publik lebih mendapat pencerahan," sambung penyandang gelar PhD bidang politik dari Hosei University, Tokyo, Jepang, ini.
(lh/rdf)
Demikian tanggapan Julian Aldrin Pasha mengenai hasil survey terkini LSI dan ID, Sabtu (4/9/2010). Tanggapan ini dia sampaikan dalam kapasitas akademisi, dan bukan sebagai Jubir Kepresidenan RI.
"Setelah mempelajari hasil survey, dalam pandangan saya ada yang agak rancu. Terlihat ada perbedaan dalam konteks hasil temuan kedua lembaga tersebut," kata Julian kepada detikcom.
Menurutnya, perbedaan antara hasil survey LSI dan IB itu sedemikian mencolok sehingga memerlukan penjelasan lebih lanjut. Perbedaan tajam itu misalnya terlihat dari tingkat kepuasan masyarakat terhadap situasi politik nasional (LSI:51,9% dan IB: 28%) serta kondisi ekonomi (LSI: 37,8% dan IB:29%).
Berdasar pengalamannya mengadakan penelitian, bisa jadi perbedaan hasil tersebut akibat perbedaan wording atau hal lain. Namun masalahnya masing-masing lembaga survey mengklaim bahwa margin error mereka hanya 2,8%-3% yang sebenarnya masih dalam batas aman sehingga semestinya selisih hasil juga tidak besar.
"Terus terang agak sulit dibayangkan menginggat waktu penyelenggaraan survey, jumlah responden, locus dan fokus penelitian yang ada kemiripan atau persamaan. Mungkin perlu klarifikasi agar publik lebih mendapat pencerahan," sambung penyandang gelar PhD bidang politik dari Hosei University, Tokyo, Jepang, ini.
(lh/rdf)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 04/02/2012 11:45 WIB
Ini Daftar Pungutan yang Dianggap Membebani Pengusaha
-
Sabtu, 04/02/2012 11:11 WIB
Kemenakertrans: Jangan Naikkan Upah Buruh Untuk Kepentingan Politis
-
Sabtu, 04/02/2012 11:03 WIB
Rumah Angie Sunyi Senyap, Mobil Dicuci
-
Sabtu, 04/02/2012 10:55 WIB
Razia Tempat Hiburan di Jakarta Timur, Polisi Sita 3.036 Botol Miras
-
Sabtu, 04/02/2012 10:41 WIB
Pungli Masih Marak, Pengusaha dan Buruh Jadi Korban
-
Sabtu, 04/02/2012 08:06 WIB
Angie dan Hartanya yang Naik 10 Kali Lipat Sejak Jadi Anggota DPR
-
Sabtu, 04/02/2012 11:03 WIB
Rumah Angie Sunyi Senyap, Mobil Dicuci
-
Sabtu, 04/02/2012 10:02 WIB
Penasehat KPK Sarankan Abraham Umumkan Tersangka Bersama Pimpinan lain
-
Sabtu, 04/02/2012 10:50 WIB
Cincin Kawin & Kaos Berdarah Milik Mendiang Khadafi Dijual Rp 17,9 M
-
397 Komentar
-
159 Komentar
-
154 Komentar
-
134 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 30/01/2012 08:30 WIB
Hantu Rp 500 M Proyek DPR (3)
Heboh Proyek Ratusan Miliar Rupiah di Senayan
-
Senin, 30/01/2012 08:15 WIB
Hantu Rp 500 M Proyek DPR (2)
Satir Kursi Rasa Ferrari
-
Kamis, 02/02/2012 09:28 WIB
Asrorun Niam: Berkaca Kasus Vita, Waspada Jaringan Eksploitasi Anak
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,415.000
- Rp 862.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

