Ahmadinejad Kecam Perundingan Damai Palestina-Israel

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 04/09/2010 12:52 WIB
AFP
Teheran - Pemerintah Palestina dan Israel baru saja memulai proses pembicaraan damai guna menghentikan konflik berkepanjangan Timur Tengah. Namun Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad justru mengecam negosiasi tersebut. Bahkan dia juga menyerukan rakyat Palestina untuk terus melakukan perlawanan bersenjata terhadap Israel.

Ahmadinejad juga mengejek upaya pemerintahan Presiden Barack Obama dalam memulai kembali negosiasi damai Palestina-Israel setelah sempat terhenti hampir dua tahun.

"Apa yang ingin mereka negosiasikan? Siapa yang mereka wakili? Apa yang akan mereka bicarakan?" cetus pemimpin garis keras Iran itu di depan warga Iran di Teheran seperti diberitakan The Guardian, Sabtu (4/9/2010).

"Siapa yang memberi mereka hak untuk menjual sebidang tanah Palestina? Rakyat Palestina dan rakyat di wilayah ini tak akan membiarkan mereka menjual bahkan satu inci pun tanah Palestina ke musuh," tegas Ahmadinejad.

"Negosiasi itu terlahir mati dan hancur," kecam Ahmadinejad dalam pidatonya yang disiarkan langsung oleh stasiun televisi Iran. Bukan rahasia lagi kalau pemerintah Iran mendukung Hamas, gerakan pejuang Palestina yang menguasai wilayah Jalur Gaza. Hamas selama ini menolak pembicaraan dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Kelompok Hamas juga menentang perundingan damai dengan Israel.

"Nasib Palestina ditentukan di Palestina dan melalui perlawanan rakyat Palestina, bukannya di Washington, Paris dan London," tegas Ahmadinejad dalam event tahunan Hari al-Quds.

Hari al-Quds yang mulai ditetapkan di Iran sejak tahun 1979 itu, untuk memperingati solidaritas Iran dengan rakyat Palestina. (ita/ita)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel