Laporan Polisi Malaysia Sebut KKP yang Minta Pertukaran Tawanan
Sabtu, 04/09/2010 12:57 WIB
Jakarta -
3 Petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan 7 nelayan Malaysia masing-masing telah dibebaskan. Namun ada sedikit data terungkap soal pembebasan ini. Berdasarkan laporan polisi Malaysia yang beredar, niat pertukaran datang dari KKP.
"Ketika dalam perjalanan pulang ke Tanjung Pengelih, ketua botronda PC 9 (kapal patroli Malaysia) memaklumkan kepada pegawai bertugas Marin Tampoi bahwa Ketua Botronda Perikanan Indonesia dikenali dengan nama Harmanto telah menalipon salah seorang anggotanya Erwan Masdar yang sedang ditahan oleh PC 9 supaya membuat pertukaran krew/taikong bot nelayan Malaysia dengan 3 anggotanya," tulis dokumen polisi Malaysia yang beredar di kalangan wartawan Sabtu (4/9/2010).
Dokumen 10 halaman itu berkop Markas Pasukan Gerakan Marin Polis Diraja Malaysia wilayah Johor. Tertanggal 15 Agustus 2010 dan ditandatangani Kalaichelvan Nadarajah Timbalan Komander Pasukan Gerakan Marin Wilayah 2 Polisi Diraja Malaysia 81200 Tampoi Johor.
Sebelumnya mengenai pertukaran ini ramai dibahas di Indonesia. Kritik mengalir bahwa Indonesia bersikap lemah sehingga mau melakukan pertukaran.
"Walau bagaimanapun pihak Pasukan Gerakan Marin tidak setuju. Pihak marin mengambil tindakan mengikut peraturan dan perundangan," tulis laporan itu menjawab permintaan pertukaran tawanan petugas KKP.
Dokumen ini sudah beredar sejak 2 pekan lalu. Dalam dokumen juga dituliskan kalau polisi Malaysia berhasil menyelamatkan 8 nelayan dan sejumlah kapal miliknya dari penangkapan petugas Indonesia. Mereka juga yakin penangkapan petugas Indonesia dilakukan di wilayah Malaysia.
Benarkah klaim Malaysia dalam dokumen ini?
(ndr/aan)
"Ketika dalam perjalanan pulang ke Tanjung Pengelih, ketua botronda PC 9 (kapal patroli Malaysia) memaklumkan kepada pegawai bertugas Marin Tampoi bahwa Ketua Botronda Perikanan Indonesia dikenali dengan nama Harmanto telah menalipon salah seorang anggotanya Erwan Masdar yang sedang ditahan oleh PC 9 supaya membuat pertukaran krew/taikong bot nelayan Malaysia dengan 3 anggotanya," tulis dokumen polisi Malaysia yang beredar di kalangan wartawan Sabtu (4/9/2010).
Dokumen 10 halaman itu berkop Markas Pasukan Gerakan Marin Polis Diraja Malaysia wilayah Johor. Tertanggal 15 Agustus 2010 dan ditandatangani Kalaichelvan Nadarajah Timbalan Komander Pasukan Gerakan Marin Wilayah 2 Polisi Diraja Malaysia 81200 Tampoi Johor.
Sebelumnya mengenai pertukaran ini ramai dibahas di Indonesia. Kritik mengalir bahwa Indonesia bersikap lemah sehingga mau melakukan pertukaran.
"Walau bagaimanapun pihak Pasukan Gerakan Marin tidak setuju. Pihak marin mengambil tindakan mengikut peraturan dan perundangan," tulis laporan itu menjawab permintaan pertukaran tawanan petugas KKP.
Dokumen ini sudah beredar sejak 2 pekan lalu. Dalam dokumen juga dituliskan kalau polisi Malaysia berhasil menyelamatkan 8 nelayan dan sejumlah kapal miliknya dari penangkapan petugas Indonesia. Mereka juga yakin penangkapan petugas Indonesia dilakukan di wilayah Malaysia.
Benarkah klaim Malaysia dalam dokumen ini?
(ndr/aan)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 17:04 WIB
Patrialis: Jangan Salah Gunakan Kartu Akses Kemenkum HAM
-
Jumat, 10/02/2012 16:54 WIB
Izin Terbang Pilot Junkies Akan Dicabut Selamanya
-
Jumat, 10/02/2012 16:37 WIB
Setahun Lolos dari Sergapan, Maling Mobil Dibekuk Saat Terlelap Tidur
-
Jumat, 10/02/2012 16:33 WIB
Ini Dia Awal Kisah Komisi III Punya Akses Khusus ke Penjara
-
Jumat, 10/02/2012 16:27 WIB
Jaringan Abu Omar Masih Timbun Senjata Api di Tempat Lain
-
Jumat, 10/02/2012 16:17 WIB
Hujan Es & Angin Kencang di Depok, 2 Pohon Tumbang
-
Jumat, 10/02/2012 11:36 WIB
Video Pelayan KFC Malaysia Pukul Pelanggan Beredar Luas
-
Jumat, 10/02/2012 15:29 WIB
2 Wanita Muda Ditemukan Tewas di Changi
-
Jumat, 10/02/2012 14:37 WIB
Malaysia Tahan Pria Saudi yang Hina Nabi Muhammad
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 863.000
- Rp 1,407.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

