Logika Kolam Renang untuk Padamkan Kebakaran di DPR Tak Masuk Akal
Sabtu, 04/09/2010 16:52 WIB
Jakarta -
Atas alasan untuk memadamkan kebakaran, kolam renang pun dibutuhkan di gedung baru DPR. Tetapi logika seperti itu justru dinilai hanya mengada-ngada. DPR membuat argumen yang tidak masuk akal.
"Apa ada hubungan kolam renang bisa memudahkan pemadaman kebakaran? Ini tidak logis, kalau mau membantu bisa membangun shelter alat pemadam di sekitar kawasan DPR. Justru itu bisa membantu untuk gedung-gedung yang lain," kata Direktur Pusat Kajian Antikorupsi (PUKAT) UGM, Zaenal Arifin Muchtar saat dihubungi detikcom, Sabtu (4/9/2010).
Menurut dia, jawaban seperti itu kolam renang untuk memudahkan pemadaman hanya dibuat-buat saja, dan terkesan sebagai alasan yang dipaksakan.
"Itu semakin membuktikan ada apa-apa dalam pembangunan gedung Rp 1,6 triliun itu," tambahnya.
Pembangunan gedung itu, lanjut Zaenal, sudah sepantasnya dibatalkan. Ketua partai harus mendorong agar kadernya menolak rencana itu.
"Di tengah prestasi DPR yang kerap bolos, tunggakan RUU dan lainnya apa pantas? Kalau soal gedung yang lama miring itu mengada-ngada. Patut dicatat ada apa di balik kengototan pembangunan gedung ini," tutupnya.
Sebelumnya Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR, Michael Wattimena, dalam diskusi Radio Trijaya di Warung Daun Cikini, Jakpus pagi tadi menuturkan bahwa salah satu fasilitas mewah yakni kolam renang, dipercaya bisa berfungsi ganda memadamkan kebakaran.
"Ini bukan untuk exercise. Menurut arsitek, pool yang terletak di lantai 36 (paling atas) bisa membantu kalau ada kebakaran. Kalau pemadam biasanya baru datang 1 sampai 2 jam, ini bisa langsung digunakan untuk memadamkan," ujar Michael.
(ndr/aan)
"Apa ada hubungan kolam renang bisa memudahkan pemadaman kebakaran? Ini tidak logis, kalau mau membantu bisa membangun shelter alat pemadam di sekitar kawasan DPR. Justru itu bisa membantu untuk gedung-gedung yang lain," kata Direktur Pusat Kajian Antikorupsi (PUKAT) UGM, Zaenal Arifin Muchtar saat dihubungi detikcom, Sabtu (4/9/2010).
Menurut dia, jawaban seperti itu kolam renang untuk memudahkan pemadaman hanya dibuat-buat saja, dan terkesan sebagai alasan yang dipaksakan.
"Itu semakin membuktikan ada apa-apa dalam pembangunan gedung Rp 1,6 triliun itu," tambahnya.
Pembangunan gedung itu, lanjut Zaenal, sudah sepantasnya dibatalkan. Ketua partai harus mendorong agar kadernya menolak rencana itu.
"Di tengah prestasi DPR yang kerap bolos, tunggakan RUU dan lainnya apa pantas? Kalau soal gedung yang lama miring itu mengada-ngada. Patut dicatat ada apa di balik kengototan pembangunan gedung ini," tutupnya.
Sebelumnya Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR, Michael Wattimena, dalam diskusi Radio Trijaya di Warung Daun Cikini, Jakpus pagi tadi menuturkan bahwa salah satu fasilitas mewah yakni kolam renang, dipercaya bisa berfungsi ganda memadamkan kebakaran.
"Ini bukan untuk exercise. Menurut arsitek, pool yang terletak di lantai 36 (paling atas) bisa membantu kalau ada kebakaran. Kalau pemadam biasanya baru datang 1 sampai 2 jam, ini bisa langsung digunakan untuk memadamkan," ujar Michael.
(ndr/aan)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 08/02/2012 10:25 WIB
Hatta Ali Terpilih Jadi Ketua MA
-
Rabu, 08/02/2012 10:21 WIB
Marzuki: Teknologi IT Rp 7,5 M di Ruang Banggar Harus Dicopot!
-
Rabu, 08/02/2012 10:03 WIB
Pedagang Baru Blokir Stasiun Cikini Bila Kesepakatan Buntu
-
Rabu, 08/02/2012 10:00 WIB
Nunun Akan Diperiksa KPK Lagi
-
Rabu, 08/02/2012 09:58 WIB
Urine Pilot & Kopilot Diperiksa, 1 Kopilot Terindikasi Narkoba
-
Rabu, 08/02/2012 09:39 WIB
ABG Tewas di Rumahnya di Kebayoran Baru
-
Rabu, 08/02/2012 08:54 WIB
Wanita Tewas Terjatuh dari Apartemen Sudirman
-
Rabu, 08/02/2012 09:58 WIB
Urine Pilot & Kopilot Diperiksa, 1 Kopilot Terindikasi Narkoba
-
Senin, 06/02/2012 11:02 WIB
Mahasiswa Yarsi Ditemukan Tewas di Hotel Papaho Bogor
-
226 Komentar
-
195 Komentar
-
176 Komentar
-
165 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 604.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

