FPAN Tolak Pembangunan Gedung Baru DPR
Minggu, 05/09/2010 06:19 WIB
Jakarta -
Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) resmi menolak pembangunan gedung baru DPR yang membutuhkan biaya pembangunan Rp 1,6 triliun itu. Kesimpulan PAN didapat setelah melalui rapat pada Sabtu 4 September malam.
"FPAN kalau desainnya seperti ini kita akan menolak dan minta itu di-review," ujar Ketua FPAN Tjatur Sapto Edy ketika berbincang dengan detikcom, Minggu (5/9/2010).
Rapat tentang sikap FPAN yang menolak itu, diadakan Sabtu malam sehabis buka puasa dengan tuan rumah Ketua Majelis Pertimbangan PAN Amien Rais.
Tjatur menjelaskan menurut info yang dikumpulkan dari rekan-rekan sefraksinya, Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR dinilai kurang terbuka dalam menentukan desain, anggaran, hingga fasilitas gedung baru ini.
"Tidak banyak mengetahui. Kemudian sampai anggaran Rp 1,6 triliun untuk apa saja tidak banyak info. Transparansi kurang, katanya ada sayembara, tapi tiba-tiba bentuknya sudah jadi saja. Harga itu (Rp 1,6 triliun) sedemikian besar," jelas Tjatur.
Bila gedung DPR baru itu dimaksudkan untuk menampung 5 staf ahli tiap anggota DPR, maka pembangunan gedung bisa merupakan extension (pengembangan) dari gedung DPR yang lama.
"Bentuk dan fasilitasnya tidak berbeda dengan yang ada sekarang ini. Jatuhnya paling Rp 300 miliar sampai Rp 400 miliar sudah cukup. Kalau pun ada sarana olahraga itu di belakang ada lapangan tenis dan badminton, Senayan dekat," imbuhnya.
Lagipula, dengan anggaran yang jauh lebih efisien itu, anggarannya bisa dialokasikan untuk hal-hal yang lebih penting bagi negara. Seperti menambah alat utama sistem persenjataan (alutsista) seperti pesawat tempur atau kapal perang, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di perbatasan.
"Lebih penting menjaga kedaulatan kita saat ini," tegas Tjatur.
Bila nanti DPR membangun gedung baru pun, imbuhnya, FPAN rela untuk tetap menempati gedung lama. Sikap FPAN ini akan disampaikan di Badan Musyawarah (Bamus) DPR untuk bisa dibawa ke rapat paripurna.
"Harus dilakukan efisiensi besar-besaran dengan kedepankan prinsip kesederhanaan dan kepatutan. DPR bisa dijadikan contoh untuk pemerintah dalam memperketat anggaran perkantoran," tegasnya.
(nwk/nwk)
"FPAN kalau desainnya seperti ini kita akan menolak dan minta itu di-review," ujar Ketua FPAN Tjatur Sapto Edy ketika berbincang dengan detikcom, Minggu (5/9/2010).
Rapat tentang sikap FPAN yang menolak itu, diadakan Sabtu malam sehabis buka puasa dengan tuan rumah Ketua Majelis Pertimbangan PAN Amien Rais.
Tjatur menjelaskan menurut info yang dikumpulkan dari rekan-rekan sefraksinya, Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR dinilai kurang terbuka dalam menentukan desain, anggaran, hingga fasilitas gedung baru ini.
"Tidak banyak mengetahui. Kemudian sampai anggaran Rp 1,6 triliun untuk apa saja tidak banyak info. Transparansi kurang, katanya ada sayembara, tapi tiba-tiba bentuknya sudah jadi saja. Harga itu (Rp 1,6 triliun) sedemikian besar," jelas Tjatur.
Bila gedung DPR baru itu dimaksudkan untuk menampung 5 staf ahli tiap anggota DPR, maka pembangunan gedung bisa merupakan extension (pengembangan) dari gedung DPR yang lama.
"Bentuk dan fasilitasnya tidak berbeda dengan yang ada sekarang ini. Jatuhnya paling Rp 300 miliar sampai Rp 400 miliar sudah cukup. Kalau pun ada sarana olahraga itu di belakang ada lapangan tenis dan badminton, Senayan dekat," imbuhnya.
Lagipula, dengan anggaran yang jauh lebih efisien itu, anggarannya bisa dialokasikan untuk hal-hal yang lebih penting bagi negara. Seperti menambah alat utama sistem persenjataan (alutsista) seperti pesawat tempur atau kapal perang, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di perbatasan.
"Lebih penting menjaga kedaulatan kita saat ini," tegas Tjatur.
Bila nanti DPR membangun gedung baru pun, imbuhnya, FPAN rela untuk tetap menempati gedung lama. Sikap FPAN ini akan disampaikan di Badan Musyawarah (Bamus) DPR untuk bisa dibawa ke rapat paripurna.
"Harus dilakukan efisiensi besar-besaran dengan kedepankan prinsip kesederhanaan dan kepatutan. DPR bisa dijadikan contoh untuk pemerintah dalam memperketat anggaran perkantoran," tegasnya.
(nwk/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 08/02/2012 22:40 WIB
Kabareskrim Beberkan Hasil Penyelidikan Kasus Runtuhnya Jembatan Kukar
-
Rabu, 08/02/2012 22:26 WIB
SBY Puji Peran Etnis Tionghoa dalam Perekonomian Bangsa
-
Rabu, 08/02/2012 22:14 WIB
Danny Nawawi Catut Nama Muhaimin untuk Minta Fee ke PT Alam Jaya Papua
-
Rabu, 08/02/2012 21:56 WIB
Jenazah Mahasiswi ITB yang Hilang di Garut Akhirnya Ditemukan
-
Rabu, 08/02/2012 21:35 WIB
Direktur Lion Air Stres Pilotnya Ditangkap Nyabu
-
Rabu, 08/02/2012 21:56 WIB
Jenazah Mahasiswi ITB yang Hilang di Garut Akhirnya Ditemukan
-
Rabu, 08/02/2012 21:35 WIB
Direktur Lion Air Stres Pilotnya Ditangkap Nyabu
-
Rabu, 08/02/2012 21:07 WIB
Korban Habib H Heran Polisi Permasalahkan Kasus Tahun 2002
-
Rabu, 08/02/2012 15:30 WIB
Cuma Bercelana Dalam, Bocah China Dipaksa Berlari di Salju
-
229 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
165 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,419.000
- Rp 605.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

