PPP Minta Pembangunan Gedung Baru DPR Dibatalkan
Senin, 06/09/2010 09:07 WIB
Terkait
Jakarta -
Satu demi satu fraksi di DPR meminta pembangunan gedung baru DPR ditunda. Kritik masyarakat yang kian keras terhadap fasilitas mewah wakil rakyat membuat PPP ingin pembangunan gedung setinggi 36 lantai tersebut dibatalkan saja.
"PPP meminta agar pembangunan gedung baru DPR dengan rancangan dan anggaran yang sudah terpublikasikan tersebut dibatalkan," ujar Sekretaris FPPP DPR M Romahurmuzy, kepada detikcom, Senin (6/9/2010).
Romi menuturkan, anggaran yang dirancang sebanyak tiga tahun anggaran dengan total biaya Rp 1,6 triliun terlalu berlebihan. Fasilitas yang dipersiapkan juga tidak sejalan dengan amanat rakyat.
"PPP juga memutuskan akan tetap menggunakan gedung lama," tegas Romi.
Dalam hitungan Romi, kebutuhan tambahan luas untuk menampungi staf ahli hanya 64.000 m2. Sementara dalam draf rancangan gedung baru dibuat seluas 159.000 m2.
"Dengan asumsi harga standar bangunan Rp 5 juta/m2 berarti kebutuhan maksimum Rp 448 miliar. Angka Rp 1,6 triliun itu melukai perasaan rakyat, lebih baik digunakan untuk pengentasan kemiskinan dan pendidikan murah," ujar politisi muda ini.
Menurut rencana, peletakan batu pertama pembangunan gedung baru DPR dilakukan pada Oktober. Setiap anggota nantinya akan memiliki ruang kerja seluas 120 m2, nyaris empat kali luas ruang sekarang yang 32 m2.
Salah satu lantai direncanakan memiliki kolam renang dan fasilitas spa, namun karena banyaknya kritik, Ketua DPR Marzuki Alie berjanji tidak akan membangun fasilitas itu.
PPP menambah panjang partai yang keberatan dengan pembangunan gedung baru. Sedangkan Partai Demokrat tetap mendukung.
(van/nrl)
"PPP meminta agar pembangunan gedung baru DPR dengan rancangan dan anggaran yang sudah terpublikasikan tersebut dibatalkan," ujar Sekretaris FPPP DPR M Romahurmuzy, kepada detikcom, Senin (6/9/2010).
Romi menuturkan, anggaran yang dirancang sebanyak tiga tahun anggaran dengan total biaya Rp 1,6 triliun terlalu berlebihan. Fasilitas yang dipersiapkan juga tidak sejalan dengan amanat rakyat.
"PPP juga memutuskan akan tetap menggunakan gedung lama," tegas Romi.
Dalam hitungan Romi, kebutuhan tambahan luas untuk menampungi staf ahli hanya 64.000 m2. Sementara dalam draf rancangan gedung baru dibuat seluas 159.000 m2.
"Dengan asumsi harga standar bangunan Rp 5 juta/m2 berarti kebutuhan maksimum Rp 448 miliar. Angka Rp 1,6 triliun itu melukai perasaan rakyat, lebih baik digunakan untuk pengentasan kemiskinan dan pendidikan murah," ujar politisi muda ini.
Menurut rencana, peletakan batu pertama pembangunan gedung baru DPR dilakukan pada Oktober. Setiap anggota nantinya akan memiliki ruang kerja seluas 120 m2, nyaris empat kali luas ruang sekarang yang 32 m2.
Salah satu lantai direncanakan memiliki kolam renang dan fasilitas spa, namun karena banyaknya kritik, Ketua DPR Marzuki Alie berjanji tidak akan membangun fasilitas itu.
PPP menambah panjang partai yang keberatan dengan pembangunan gedung baru. Sedangkan Partai Demokrat tetap mendukung.
(van/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 08/02/2012 21:07 WIB
Korban Habib H Heran Polisi Permasalahkan Kasus Tahun 2002
-
Rabu, 08/02/2012 20:54 WIB
DPP PD Harus Putuskan Status Angie di Partai Seminggu Lagi
-
Rabu, 08/02/2012 20:02 WIB
Terus Diserbu Kritik, DPR Siapkan Tim Reformasi Internal
-
Rabu, 08/02/2012 19:56 WIB
Geng Cewek di Bali Anak Putus Sekolah
-
Rabu, 08/02/2012 19:38 WIB
Beli di Stadium, Afriyani Potong 2 Bagian Sebutir Ekstasi dengan Giginya
-
Rabu, 08/02/2012 18:47 WIB
13 Pasangan Mesum di Tangerang Ditangkap Saat Asyik Indehoi di Hotel
-
Rabu, 08/02/2012 19:29 WIB
TB Silalahi: Pergeseran Jabatan Amir Jadi Heboh Karena PD Sedang Disorot
-
Rabu, 08/02/2012 19:38 WIB
Beli di Stadium, Afriyani Potong 2 Bagian Sebutir Ekstasi dengan Giginya
-
Rabu, 08/02/2012 19:56 WIB
Geng Cewek di Bali Anak Putus Sekolah
-
229 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
165 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,419.000
- Rp 862.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

