PDIP: SBY Tidak Serius Lindungi WNI di Malaysia
Senin, 06/09/2010 13:57 WIB
Jakarta -
PDIP kecewa dengan sikap Presiden SBY yang tidak serius mengurus WNI di Malaysia. WNI yang mendatangkan puluhan miliar rupiah devisa ini hanya dilindungi dengan anggaran Rp 4 miliar per tahun.
"Bayangkan WNI yang mendatangkan devisa sampai Rp 36 miliar pada tahun 2009, anggaran perlindungan total di dua kementerian hanya Rp 4 miliar pada tahun 2010," keluh anggota Komisi IX DPR dari FPDIP Rieke Diah Pitaloka, dalam konferensi Pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/9/2010).
Rieke juga kecewa melihat kurangnya pelayanan Kedutaan Besar RI di Malaysia terhadap WNI. Petugas yang melayani WNI di Malaysia juga dinilai jauh dari mencukupi.
"Ada 6000 WNI yang terjerat kasus pidana di Malaysia. Kedutaan kita kekurangan orang untuk mengurus bantuan hukum untuk mereka," papar Rieke.
Dari data yang dimiliki Rieke dari KBRI Malaysia tahun 2009, 68 persen tenaga asing di Malaysia adalah TKI. Sebagian besar TKI bekerja di bidang perdagangan, PRT, konstruksi kilang minyak, dan jasa.
Rieke menemukan ada lebih dari 1000 kasus pelanggaran hukum dialami WNI di Malaysia. Pada tahun 2009, 60 persen WNI tidak digaji, 20 persen WNI di bawah umur dipaksa bekerja, 10 persen WNI dianiyaya, 5 persen diperkosa, dan 5 persen lainnya dijadikan PSK.
Sementara itu, data dari pejabat penjara Malaysia Oktober 2010 menunjukkan 177 orang WNI tengah terjerat pidana berat. 142 WNI terjerat kasus narkoba, 35 WNI terlibat pembunuhan, 50 diantaranya divonis mati.
Rieke berharap Pemerintah meningkatkan kepedulian kepada WNI di Malaysia. Di Komisi IX DPR, Rieke sedang membuat kesepakatan dengan Parlemen Malaysia untuk meningkatkan perlindungan kepada WNI di Malaysia.
"Kami juga sedang membuat kesepakatan lintas parlemen untuk membahas masalah ini," tandasnya.
(van/lrn)
"Bayangkan WNI yang mendatangkan devisa sampai Rp 36 miliar pada tahun 2009, anggaran perlindungan total di dua kementerian hanya Rp 4 miliar pada tahun 2010," keluh anggota Komisi IX DPR dari FPDIP Rieke Diah Pitaloka, dalam konferensi Pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/9/2010).
Rieke juga kecewa melihat kurangnya pelayanan Kedutaan Besar RI di Malaysia terhadap WNI. Petugas yang melayani WNI di Malaysia juga dinilai jauh dari mencukupi.
"Ada 6000 WNI yang terjerat kasus pidana di Malaysia. Kedutaan kita kekurangan orang untuk mengurus bantuan hukum untuk mereka," papar Rieke.
Dari data yang dimiliki Rieke dari KBRI Malaysia tahun 2009, 68 persen tenaga asing di Malaysia adalah TKI. Sebagian besar TKI bekerja di bidang perdagangan, PRT, konstruksi kilang minyak, dan jasa.
Rieke menemukan ada lebih dari 1000 kasus pelanggaran hukum dialami WNI di Malaysia. Pada tahun 2009, 60 persen WNI tidak digaji, 20 persen WNI di bawah umur dipaksa bekerja, 10 persen WNI dianiyaya, 5 persen diperkosa, dan 5 persen lainnya dijadikan PSK.
Sementara itu, data dari pejabat penjara Malaysia Oktober 2010 menunjukkan 177 orang WNI tengah terjerat pidana berat. 142 WNI terjerat kasus narkoba, 35 WNI terlibat pembunuhan, 50 diantaranya divonis mati.
Rieke berharap Pemerintah meningkatkan kepedulian kepada WNI di Malaysia. Di Komisi IX DPR, Rieke sedang membuat kesepakatan dengan Parlemen Malaysia untuk meningkatkan perlindungan kepada WNI di Malaysia.
"Kami juga sedang membuat kesepakatan lintas parlemen untuk membahas masalah ini," tandasnya.
(van/lrn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 06:31 WIB
3 Aksi Nasir yang Mengundang Kecurigaan Publik
-
Jumat, 10/02/2012 06:06 WIB
Erry Riyana Bantu Afghanistan Atasi Masalah Korupsi
-
Jumat, 10/02/2012 05:46 WIB
Datangi Nazaruddin di Luar Jam Besuk, Nasir Manfaatkan Jabatan
-
Jumat, 10/02/2012 05:31 WIB
DK PD: Pengurus yang Disawer Anas Jangan Hanya Bicara
-
Jumat, 10/02/2012 03:07 WIB
13 WN Iran yang Terdampar di Tasikmalaya Dideportasi
-
Jumat, 10/02/2012 05:46 WIB
Datangi Nazaruddin di Luar Jam Besuk, Nasir Manfaatkan Jabatan
-
Jumat, 10/02/2012 05:31 WIB
DK PD: Pengurus yang Disawer Anas Jangan Hanya Bicara
-
Jumat, 10/02/2012 01:25 WIB
Ketika Hitler Berlatih Pidato dan Bercelana Pendek
-
Jumat, 10/02/2012 02:57 WIB
Gara-gara Ikan Hiu 13 Meter, Warga Pakistan Ribut dengan Polisi
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,408.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

