Kurikulum Anti-Korupsi di Sekolah Diterapkan Mulai 2011
Senin, 06/09/2010 21:59 WIB
Jakarta -
Budaya korupsi dinilai dapat muncul karena kurangnya pembelajaran sejak usia dini. Untuk itu, diperlukan materi pembelajaran antikorupsi di dunia pendidikan di Indonesia.
Hal inilah yang tengah digagas oleh Menteri pendidikan Muhamad Nuh dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
M Nuh, mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (6/9/2010).
Kedatangannya guna membahas program kerjasama antara Kementerian Pendidikan dan KPK, dalam hal pendidikan anti korupsi. Rencananya pendidikan anti korupsi akan dimasukan dalam kurikulum dari tingkat pra sekolah hingga perguruan tinggi.
"Kami hadir di KPK untuk menyiapkan program, pendidikan anti korupsi jadi pendidikan karakter yang dimulai pada tahun ajaran 2011," ujarnya.
M. Nuh yang bertemu dengan Wakil Ketua KPK Haryono Umar. mengungkapkan pihak KPK telah sepakat untuk membentuk tim kecil dengan Kementerian Pendidikan Nasional, untuk membahas substansi kurikulum, evaluasi, dalam pendidikan anti korupsi tersebut.
"Kata kuncinya 15-20 tahun korupsi tidak jamannya lagi. Mulai pra sekolah dan perguruan tinggi, kita juga melibatkan masyarakat," tukasnya.
Menurutnya pendidikan anti korupsi tidak harus menjadi mata pelajaran secara
terpisah, namun bisa dimasukan ke dalam silabus-silabus mata pelajaran. Pembentukan karakter juga dimasukan dalam program anti korupsi pada kurikulum sekolah tersebut.
(mad/mei)
Hal inilah yang tengah digagas oleh Menteri pendidikan Muhamad Nuh dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
M Nuh, mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (6/9/2010).
Kedatangannya guna membahas program kerjasama antara Kementerian Pendidikan dan KPK, dalam hal pendidikan anti korupsi. Rencananya pendidikan anti korupsi akan dimasukan dalam kurikulum dari tingkat pra sekolah hingga perguruan tinggi.
"Kami hadir di KPK untuk menyiapkan program, pendidikan anti korupsi jadi pendidikan karakter yang dimulai pada tahun ajaran 2011," ujarnya.
M. Nuh yang bertemu dengan Wakil Ketua KPK Haryono Umar. mengungkapkan pihak KPK telah sepakat untuk membentuk tim kecil dengan Kementerian Pendidikan Nasional, untuk membahas substansi kurikulum, evaluasi, dalam pendidikan anti korupsi tersebut.
"Kata kuncinya 15-20 tahun korupsi tidak jamannya lagi. Mulai pra sekolah dan perguruan tinggi, kita juga melibatkan masyarakat," tukasnya.
Menurutnya pendidikan anti korupsi tidak harus menjadi mata pelajaran secara
terpisah, namun bisa dimasukan ke dalam silabus-silabus mata pelajaran. Pembentukan karakter juga dimasukan dalam program anti korupsi pada kurikulum sekolah tersebut.
(mad/mei)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 21:45 WIB
Cijago Resmi Bayar, Keluar Tol Macet
-
Jumat, 10/02/2012 21:35 WIB
Korban dan Geng Cewek di Bali Berdamai
-
Jumat, 10/02/2012 21:30 WIB
Ini Dia Kendaraan yang Diseruduk Bus Karunia Bakti di Puncak
-
Jumat, 10/02/2012 21:16 WIB
Tersandung Batu, Atlet Paralayang Alami Kecelakaan di Parangtritis
-
Jumat, 10/02/2012 21:03 WIB
RI Kembali Desak Hentikan Kekerasan di Suriah
-
Jumat, 10/02/2012 21:30 WIB
Ini Dia Kendaraan yang Diseruduk Bus Karunia Bakti di Puncak
-
Jumat, 10/02/2012 20:28 WIB
13 Orang Tewas dalam Insiden Bus Maut di Jalur Puncak
-
Jumat, 10/02/2012 19:41 WIB
Jokowi Siap Fight untuk DKI-1
-
Jumat, 10/02/2012 07:08 WIB
Bus Seruduk Pemotor dan Pedagang di Jalur Puncak, Lalin Macet
-
230 Komentar
-
190 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

