Sakineh Mungkin Dihukum Mati di Iran Setelah Ramadan
Selasa, 07/09/2010 09:21 WIB
Paris -
Putra Sakineh Mohammadi Ashtiani, wanita Iran yang dijatuhi vonis mati dengan hukuman rajam mengkhawatirkan ibunya itu akan dieksekusi segera setelah bulan Ramadan berakhir.
Hal itu disampaikan Sajjad Mohammadi Ashtiani melalui telepon dalam konferensi pers yang dikoordinir di Paris oleh ahli filsafat Prancis Bernard-Henri Levy.
"Ramadan segera berakhir dan menurut hukum Islam, eksekusi bisa dilanjutkan," ujar Sajjad seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (7/9/2010).
Dikatakan pemuda berumur 22 tahun itu, dirinya tak pernah bisa menemui ibunya sejak 11 Agustus lalu. "Kunjungan mingguan telah dihentikan. Kami dengar dia mendapat 99 pukulan cambuk di penjara," kata pria muda Iran itu.
Sakineh telah dijatuhi hukuman mati dengan cara dirajam atas dakwaan perzinahan. Wanita berumur 43 tahun itu juga dituduh terlibat dalam pembunuhan suaminya. Kasus ibu dua anak itu telah mengundang perhatian dunia internasional.
Pemerintah sejumlah negara dan badan-badan HAM mengecam hukuman rajam yang dijatuhkan terhadap Sakineh sebagai tindakan barbar. Mereka juga meragukan apakah wanita Iran itu telah mendapatkan pengadilan yang fair.
"Wanita ini menghadapi eksekusi paling barbar dalam beberapa hari mendatang," ujar Levy mengingatkan. Tokoh intelektual terkemuka Prancis itu telah mengumpulkan petisi yang didukung oleh 80 ribu orang, yang menyerukan pembebasan Sakineh.
Beberapa waktu lalu pemerintah Iran telah menyatakan bahwa hukuman rajam terhadap Sakineh untuk sementara ini ditunda. Namun Sakineh masih mungkin dieksekusi dengan cara digantung.
(ita/nrl)
Hal itu disampaikan Sajjad Mohammadi Ashtiani melalui telepon dalam konferensi pers yang dikoordinir di Paris oleh ahli filsafat Prancis Bernard-Henri Levy.
"Ramadan segera berakhir dan menurut hukum Islam, eksekusi bisa dilanjutkan," ujar Sajjad seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (7/9/2010).
Dikatakan pemuda berumur 22 tahun itu, dirinya tak pernah bisa menemui ibunya sejak 11 Agustus lalu. "Kunjungan mingguan telah dihentikan. Kami dengar dia mendapat 99 pukulan cambuk di penjara," kata pria muda Iran itu.
Sakineh telah dijatuhi hukuman mati dengan cara dirajam atas dakwaan perzinahan. Wanita berumur 43 tahun itu juga dituduh terlibat dalam pembunuhan suaminya. Kasus ibu dua anak itu telah mengundang perhatian dunia internasional.
Pemerintah sejumlah negara dan badan-badan HAM mengecam hukuman rajam yang dijatuhkan terhadap Sakineh sebagai tindakan barbar. Mereka juga meragukan apakah wanita Iran itu telah mendapatkan pengadilan yang fair.
"Wanita ini menghadapi eksekusi paling barbar dalam beberapa hari mendatang," ujar Levy mengingatkan. Tokoh intelektual terkemuka Prancis itu telah mengumpulkan petisi yang didukung oleh 80 ribu orang, yang menyerukan pembebasan Sakineh.
Beberapa waktu lalu pemerintah Iran telah menyatakan bahwa hukuman rajam terhadap Sakineh untuk sementara ini ditunda. Namun Sakineh masih mungkin dieksekusi dengan cara digantung.
(ita/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 07/02/2012 14:28 WIB
KPK: Jangan Ganggu Angie!
-
Selasa, 07/02/2012 14:27 WIB
Habib H Diduga Cabuli Anak-anak, Polisi Periksa 11 Saksi
-
Selasa, 07/02/2012 14:26 WIB
Daftar Pilot yang Ditangkap Karena Narkoba
-
Selasa, 07/02/2012 14:18 WIB
Rebutan Penumpang, Pekerja Terminal Makassar Bentrok
-
Selasa, 07/02/2012 13:55 WIB
Max Sopacua: PAW Angie di DPR Tunggu Hasil Sidang
-
Selasa, 07/02/2012 13:44 WIB
Patuhi Informasi Larangan Terbang, Pilot Lion Air Tidak Digaji
-
Selasa, 07/02/2012 13:14 WIB
Polisi Pagari Kantor Mendagri dengan Kawat Berduri
-
Selasa, 07/02/2012 11:15 WIB
Resign Sebelum Kontrak Habis, Pilot Lion Air Didenda US$ 49 Ribu
-
Selasa, 07/02/2012 12:51 WIB
Gunung Padang & Misteri 2500 SM
-
224 Komentar
-
195 Komentar
-
178 Komentar
-
165 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,418.000
- Rp 863.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

