33 Penambang Chile Terjebak

Operasi Penyelamatan Butuh Dana Jutaan Dolar AS

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 07/09/2010 10:32 WIB
AFP
Jakarta - Upaya untuk menyelamatkan 33 penambang yang terjebak di areal pertambangan di bawah Gurun Atacama, Chile akan memakan dana jutaan dolar AS. Namun yang lebih penting adalah otoritas Chile harus berlomba dengan waktu untuk membebaskan para penambang yang telah terjebak sebulan itu.

Menteri Pertambangan Chile Laurence Golborne mengatakan, pemerintah akan menggunakan semua upaya untuk menyelamatkan para penambang. Namun Golborne mengkhawatirkan kesehatan para penambang yang telah terjebak sejak 5 Agustus itu. Sebab operasi pengeboran untuk mengeluarkan mereka diperkirakan akan berlangsung beberapa bulan.

"Penyelamatan akan menghabiskan jutaan dolar, namun jumlahnya telah dibicarakan dengan presiden (Sebastian Pinera) dan dia akan memutuskan apakah atau kapan mengumumkan angka tersebut ke publik," ujar Golborne seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (7/9/2010).

Ke-33 penambang tersebut terperangkap sedalam 700 meter ketika terowongan yang mereka gali ambruk. Kini mereka harus bertahan dengan temperatur di atas 30 derajad celsius.

Golborne menolak menjelaskan secara rinci jumlah dana operasi penyelamatan itu. Namun menurut sejumlah media Chili, jumlahnya bisa mencapai sekitar US$ 10 juta.

Dikatakan Golborne, kekhawatiran utama adalah kesehatan para penambang selama proses pengeboran untuk menyelamatkan mereka berlangsung. Menurut para pakar, pengeboran itu bisa memakan waktu hingga empat bulan.

"Masalah medis yang mungkin relatif biasa bagi kita di atas permukaan, seperti radang usus buntu, bisa serius bagi mereka, karena kita tak bisa mengirim seorang dokter ke 700 meter di bawah tanah," tutur Golborne.

"Kami berdoa dan berharap hal seperti itu tak akan terjadi," pungkasnya. Sejauh ini beberapa penambang telah mengalami nyeri kulit dan penyakit-penyakit ringan lainnya di kedalaman 700 meter yang gelap dan lembab.

Di antara para penambang tersebut ada seorang pria bernama Johnny Barrios yang pernah mendapatkan training medis. Dia telah berkoordinasi dengan tim medis di atas permukaan guna membantu merawat yang lain. Misalnya saja, pekan lalu Barrios memberikan vaksin pneumokokus, tetanus dan dipteria.

(ita/nrl)
Baca Juga

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini