Anggota DPR: Pencuri Benda Sakral di Bali Harus Dihukum Berat
Selasa, 07/09/2010 14:03 WIB
Denpasar -
Komisi XI DPR RI mendesak aparat penegak hukum Bali menghukum berat WN Italia Roberto Gamba (50) yang mencuri ratusan pratima (benda sakral) di berbagai pura. Gamba dinilai sudah merusak peradaban umat Hindu.
"Pencurian Pratima harus dihukum berat karena tidak sama kadarnya dengan pencurian biasa. Sebab itu merusak peradaban dan keluhuran budaya spiritual umat Hindu," kata Anggota Komisi XI DPR RI Gede Pasek Suardika kepada detikcom, Selasa (7/9/2010).
Suardika terkejut karena dalang pencurian pratima di pura-pura adalah seorang warga asing. "Kita sudah berusaha agar hukuman pencurian yang masuk katagori benda cagar budaya hukumannya lebih berat. Tapi itu untuk RUU yg baru," katanya.
Pasca penangkapan pelaku pencurian pratima itu, Suardika berupaya agar kasus ini dimasukkan dalam pembahasan RUU Cagar Budaya yang bakal diuji publik. "Kita minta kepolisian membongkar jaringan international yg Ada dibalik kejahatan ini," katanya.
Polres Badung, Bali menyita sebanyak 110 pratima berbagai jenis dan ukuran di Villa Marisa, Jalan Bumbuk Kerobokan Bandung, pada Kamis (2/9/2010) serta puluhan lainnya digudang tersangka.
Benda sakral itu berupa lontar yang terbuat dari tembaga, satu karung uang kepeng asli yang diperkirakan ada sekitar 35 ribu, bahkan beberapa arca ada yang berlapis emas. Ada juga belasan gagang keris antik, lontar huruf-huruf sansekerta yang diduga berumur ratusan tahun.
(djo/djo)
"Pencurian Pratima harus dihukum berat karena tidak sama kadarnya dengan pencurian biasa. Sebab itu merusak peradaban dan keluhuran budaya spiritual umat Hindu," kata Anggota Komisi XI DPR RI Gede Pasek Suardika kepada detikcom, Selasa (7/9/2010).
Suardika terkejut karena dalang pencurian pratima di pura-pura adalah seorang warga asing. "Kita sudah berusaha agar hukuman pencurian yang masuk katagori benda cagar budaya hukumannya lebih berat. Tapi itu untuk RUU yg baru," katanya.
Pasca penangkapan pelaku pencurian pratima itu, Suardika berupaya agar kasus ini dimasukkan dalam pembahasan RUU Cagar Budaya yang bakal diuji publik. "Kita minta kepolisian membongkar jaringan international yg Ada dibalik kejahatan ini," katanya.
Polres Badung, Bali menyita sebanyak 110 pratima berbagai jenis dan ukuran di Villa Marisa, Jalan Bumbuk Kerobokan Bandung, pada Kamis (2/9/2010) serta puluhan lainnya digudang tersangka.
Benda sakral itu berupa lontar yang terbuat dari tembaga, satu karung uang kepeng asli yang diperkirakan ada sekitar 35 ribu, bahkan beberapa arca ada yang berlapis emas. Ada juga belasan gagang keris antik, lontar huruf-huruf sansekerta yang diduga berumur ratusan tahun.
(djo/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 04/02/2012 11:11 WIB
Kemenakertrans: Jangan Naikkan Upah Buruh Untuk Kepentingan Politis
-
Sabtu, 04/02/2012 11:03 WIB
Rumah Angie Sunyi Senyap, Mobil Dicuci
-
Sabtu, 04/02/2012 10:55 WIB
Razia Tempat Hiburan di Jakarta Timur, Polisi Sita 3.036 Botol Miras
-
Sabtu, 04/02/2012 10:41 WIB
Pungli Masih Marak, Pengusaha dan Buruh Jadi Korban
-
Sabtu, 04/02/2012 10:38 WIB
Kemenakertrans: Mayoritas Perusahaan Tak Protes Kenaikan UMR
-
Sabtu, 04/02/2012 08:06 WIB
Angie dan Hartanya yang Naik 10 Kali Lipat Sejak Jadi Anggota DPR
-
Sabtu, 04/02/2012 11:03 WIB
Rumah Angie Sunyi Senyap, Mobil Dicuci
-
Sabtu, 04/02/2012 10:02 WIB
Penasehat KPK Sarankan Abraham Umumkan Tersangka Bersama Pimpinan lain
-
Sabtu, 04/02/2012 10:50 WIB
Cincin Kawin & Kaos Berdarah Milik Mendiang Khadafi Dijual Rp 17,9 M
-
397 Komentar
-
159 Komentar
-
154 Komentar
-
134 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 30/01/2012 08:30 WIB
Hantu Rp 500 M Proyek DPR (3)
Heboh Proyek Ratusan Miliar Rupiah di Senayan
-
Senin, 30/01/2012 08:15 WIB
Hantu Rp 500 M Proyek DPR (2)
Satir Kursi Rasa Ferrari
-
Kamis, 02/02/2012 09:28 WIB
Asrorun Niam: Berkaca Kasus Vita, Waspada Jaringan Eksploitasi Anak
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,415.000
- Rp 862.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

