Kasus Sisminbakum
Penuhi Panggilan Kejaksaan, Yohanes Waworuntu Segera Dibui
Selasa, 07/09/2010 14:13 WIB
Jakarta -
Terpidana kasus korupsi Sisminbakum, Yohanes Waworuntu memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk dieksekusi. Namun saat ini Yohanes masih menjalani pemeriksaan, sebelum nantinya dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) untuk ditahan.
"Sekarang dia (Yohanes ) memenuhi panggilan, dia masih menjalani pemeriksaan. Tadi datang pukul 10.00 WIB. Belum tahu sampai kapan, karena dia kondisinya baru sembuh dari sakit mungkin bertahap pemeriksaannya," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, M Yusuf kepada detikcom, Selasa (7/9/2010).
Setelah pemeriksaan selesai, Yusuf menuturkan, tahap selanjutnya Yohanes akan langsung dibawa ke LP. Namun demikian, Yusuf menyatakan, LP bagi Yohanes belum ditentukan.
"Selanjutnya akan dibawa ke LP, tapi belum tahu kemana, belum ada laporan dari jaksanya," tuturnya.
Yusuf menjelaskan, perihal penentuan LP bagi seorang terpidana akan dilakukan setelah jaksa berkoordinasi langsung dengan pihak LP.
"LPnya belum ditentukan, jaksanya nanti akan koordinasi dengan LP mana yang kosong. Biasanya dibawa ke Cipinang, tapi kalau enggak ada yang kosong yang dibawa ke LP lain," tandasnya.
Kejari Jaksel memutuskan untuk melaksanakan eksekusi Yohanes hari ini, setelah ada konfirmasi dari kuasa hukum dan dokter yang merawat Yohanes. Menurut penasehat hukumnya, sudah layak untuk dilaksanakan eksekusi terhadap Yohanes. Sedangkan pihak dokter menyatakan, Yohanes sudah menjalani operasi dan tidak diperlukan lagi rawat inap, jadi bisa dieksekusi.
Seperti diketahui, Yohanes telah dirawat di RS Puri Cinere, Jakarta Selatan, sejak 9 Agustus lalu. Akibatnya, Yohanes urung memenuhi panggilan Kejaksaan dan eksekusi terhadapnya yang rencannya dilakukan 10 Agustus pun terpaksa tertunda hingga kondisi Yohanes membaik.
Dalam laporan perkembangan kesehatan Yohanes yang diterima Kejaksaan, dijelaskan bahwa Yohanes menderita Pneumonia, Diabetes Mellitus, dan Jantung Koroner. Laporan yang dikirim oleh RS Puri Cinere tersebut juga menyebutkan, Yohanes mengalami penyempitan pembuluh koroner 70 persen dan sempat menjalani pemeriksaan intensif oleh ahli jantung dan dirawat di ruang khusus.
(nvc/ndr)
"Sekarang dia (Yohanes ) memenuhi panggilan, dia masih menjalani pemeriksaan. Tadi datang pukul 10.00 WIB. Belum tahu sampai kapan, karena dia kondisinya baru sembuh dari sakit mungkin bertahap pemeriksaannya," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, M Yusuf kepada detikcom, Selasa (7/9/2010).
Setelah pemeriksaan selesai, Yusuf menuturkan, tahap selanjutnya Yohanes akan langsung dibawa ke LP. Namun demikian, Yusuf menyatakan, LP bagi Yohanes belum ditentukan.
"Selanjutnya akan dibawa ke LP, tapi belum tahu kemana, belum ada laporan dari jaksanya," tuturnya.
Yusuf menjelaskan, perihal penentuan LP bagi seorang terpidana akan dilakukan setelah jaksa berkoordinasi langsung dengan pihak LP.
"LPnya belum ditentukan, jaksanya nanti akan koordinasi dengan LP mana yang kosong. Biasanya dibawa ke Cipinang, tapi kalau enggak ada yang kosong yang dibawa ke LP lain," tandasnya.
Kejari Jaksel memutuskan untuk melaksanakan eksekusi Yohanes hari ini, setelah ada konfirmasi dari kuasa hukum dan dokter yang merawat Yohanes. Menurut penasehat hukumnya, sudah layak untuk dilaksanakan eksekusi terhadap Yohanes. Sedangkan pihak dokter menyatakan, Yohanes sudah menjalani operasi dan tidak diperlukan lagi rawat inap, jadi bisa dieksekusi.
Seperti diketahui, Yohanes telah dirawat di RS Puri Cinere, Jakarta Selatan, sejak 9 Agustus lalu. Akibatnya, Yohanes urung memenuhi panggilan Kejaksaan dan eksekusi terhadapnya yang rencannya dilakukan 10 Agustus pun terpaksa tertunda hingga kondisi Yohanes membaik.
Dalam laporan perkembangan kesehatan Yohanes yang diterima Kejaksaan, dijelaskan bahwa Yohanes menderita Pneumonia, Diabetes Mellitus, dan Jantung Koroner. Laporan yang dikirim oleh RS Puri Cinere tersebut juga menyebutkan, Yohanes mengalami penyempitan pembuluh koroner 70 persen dan sempat menjalani pemeriksaan intensif oleh ahli jantung dan dirawat di ruang khusus.
(nvc/ndr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 04/02/2012 11:11 WIB
Kemenakertrans: Jangan Naikkan Upah Buruh Untuk Kepentingan Politis
-
Sabtu, 04/02/2012 11:03 WIB
Rumah Angie Sunyi Senyap, Mobil Dicuci
-
Sabtu, 04/02/2012 10:55 WIB
Razia Tempat Hiburan di Jakarta Timur, Polisi Sita 3.036 Botol Miras
-
Sabtu, 04/02/2012 10:41 WIB
Pungli Masih Marak, Pengusaha dan Buruh Jadi Korban
-
Sabtu, 04/02/2012 10:38 WIB
Kemenakertrans: Mayoritas Perusahaan Tak Protes Kenaikan UMR
-
Sabtu, 04/02/2012 08:06 WIB
Angie dan Hartanya yang Naik 10 Kali Lipat Sejak Jadi Anggota DPR
-
Sabtu, 04/02/2012 10:02 WIB
Penasehat KPK Sarankan Abraham Umumkan Tersangka Bersama Pimpinan lain
-
Sabtu, 04/02/2012 10:50 WIB
Cincin Kawin & Kaos Berdarah Milik Mendiang Khadafi Dijual Rp 17,9 M
-
Sabtu, 04/02/2012 07:14 WIB
Angie, Pintu Masuk Usut Aliran Uang ke 'Bos Besar' & 'Ketua Besar'
-
397 Komentar
-
159 Komentar
-
154 Komentar
-
134 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 30/01/2012 08:30 WIB
Hantu Rp 500 M Proyek DPR (3)
Heboh Proyek Ratusan Miliar Rupiah di Senayan
-
Senin, 30/01/2012 08:15 WIB
Hantu Rp 500 M Proyek DPR (2)
Satir Kursi Rasa Ferrari
-
Kamis, 02/02/2012 09:28 WIB
Asrorun Niam: Berkaca Kasus Vita, Waspada Jaringan Eksploitasi Anak
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 862.000
- Rp 603.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

