Tidak Etis Pesawat Tunda Berangkat karena Tunggu Pejabat
Selasa, 07/09/2010 15:45 WIB
Jakarta -
Penundaan keberangkatan pesawat karena menunggu kedatangan pejabat dinilai tidak patut. Selain mengganggu kenyamanan penumpang, juga mengganggu jadwal penerbangan pesawat.
"Jelas tidak etis, penumpang lain lalu dianggap apa? Kan penumpang itu punya hak untuk terbang tepat waktu," kata pakar penerbangan independen, Rendy Sasmita Adjiwibowo, saat dihubungi detikcom, Selasa (7/8/2010).
Mantan pilot Garuda ini menjelaskan, setiap pesawat memiliki jadwal penerbangan. Kalau satu jadwal ditunda maka jadwal terbang ke tempat lain pun otomatis akan molor.
"Jadi semestinya kalau telat ya telat saja, tidak perlu ditunggu. Tidak ada aturan tertulis kalau pejabat yang tertinggal mesti ditunggu," kata Rendy.
Dalam aturan penerbangan internasional, airlines memiliki 4 pilar yaitu safety dan security, regularity atau tepat waktu, passenger comfort, dan economical.
"Dari sana bisa dilihat, penumpang harus dibuat senyaman mungkin," kata Rendy.
Pesawat Garuda Indonesia GA 239 ngaret 3 menit gara-gara menunggu Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan pada Minggu (5/9). Sehari sebelumnya, pesawat Garuda GA 222 jurusan Jakarta - Solo juga molor terbang. Bahkan 20 menit. Kali ini, gara-gara menunggu rombongan anak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Edhi Baskoro yang akrab disapa Ibas.
Sementara menurut staf Ibas, Bonggas Adhi Chandra, pesawat itu tidak terlambat 20 menit, hanya 10 menit. Selain Ibas, Ketum PD Anas Urbaningrum juga ada.
(ndr/nrl)
"Jelas tidak etis, penumpang lain lalu dianggap apa? Kan penumpang itu punya hak untuk terbang tepat waktu," kata pakar penerbangan independen, Rendy Sasmita Adjiwibowo, saat dihubungi detikcom, Selasa (7/8/2010).
Mantan pilot Garuda ini menjelaskan, setiap pesawat memiliki jadwal penerbangan. Kalau satu jadwal ditunda maka jadwal terbang ke tempat lain pun otomatis akan molor.
"Jadi semestinya kalau telat ya telat saja, tidak perlu ditunggu. Tidak ada aturan tertulis kalau pejabat yang tertinggal mesti ditunggu," kata Rendy.
Dalam aturan penerbangan internasional, airlines memiliki 4 pilar yaitu safety dan security, regularity atau tepat waktu, passenger comfort, dan economical.
"Dari sana bisa dilihat, penumpang harus dibuat senyaman mungkin," kata Rendy.
Pesawat Garuda Indonesia GA 239 ngaret 3 menit gara-gara menunggu Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan pada Minggu (5/9). Sehari sebelumnya, pesawat Garuda GA 222 jurusan Jakarta - Solo juga molor terbang. Bahkan 20 menit. Kali ini, gara-gara menunggu rombongan anak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Edhi Baskoro yang akrab disapa Ibas.
Sementara menurut staf Ibas, Bonggas Adhi Chandra, pesawat itu tidak terlambat 20 menit, hanya 10 menit. Selain Ibas, Ketum PD Anas Urbaningrum juga ada.
(ndr/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Kamis, 09/02/2012 21:24 WIB
Braak! Mobil Walikota Depok Ditabrak Pemotor
-
Kamis, 09/02/2012 20:37 WIB
Pansel KPU-Bawaslu: Data Seleksi Sifatnya Rahasia
-
Kamis, 09/02/2012 20:31 WIB
Korban Pencabulan Habib 'H' Diiming-Iming Janji Surga dan Uang
-
Kamis, 09/02/2012 20:21 WIB
Ditanya Money Politics Kongres Demokrat, Ketua DPC Dumai Bingung
-
Kamis, 09/02/2012 20:20 WIB
Berkas Febri Penusuk Raafi Dilimpahkan ke Kejaksaan
-
Kamis, 09/02/2012 20:31 WIB
Korban Pencabulan Habib 'H' Diiming-Iming Janji Surga dan Uang
-
Kamis, 09/02/2012 20:05 WIB
Perlawanan Rektor Kalah, Nama Susu Formula Berbakteri Harus Dibuka
-
Kamis, 09/02/2012 21:24 WIB
Braak! Mobil Walikota Depok Ditabrak Pemotor
-
Kamis, 09/02/2012 15:49 WIB
Buruh di Jakarta Ancam Demo Besar-besaran, Foke: Buruh Harus Ngaca
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 857.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

