Pesawat Ngaret
BK DPR Siap Tanggapi Laporan Masyarakat Soal Kasus Ibas
Rabu, 08/09/2010 15:06 WIB
Jakarta -
Badan Kehormatan (BK) DPR siap menindaklanjuti apabila ada masyarakat yang melaporkan kasus putra Presiden SBY, Edhi Baskoro Yudhoyono (Ibas), yang disebut sebagai penyebab terlambatnya pesawat Garuda GA 222 untuk terbang ke Solo. BK juga siap menjatuhkan sanksi.
"Kalau mengadu ke BK tentu akan kita tanggapi. Selama ini, belum ada aduan dari anggota masyarakat. Tentu belum bisa berbuat apa-apa. Kita sifatnya menunggu laporan," kata Wakil Ketua BK DPR, Nudirman Munir, sebelum menghadiri rapat pimpinan BK di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (8/9/2010).
Menurut dia, siapa saja yang menyebabkan jadwal penerbangan tertunda tidak bisa diterima.
"Jangankan Edhi Baskoro, saya pun kalau melakukan tindakan seperti itu, tidak bisa diterima karena jadwal pesawat kan sudah diatur ketat," ujar politisi Golkar ini.
Nudirman mengatakan, BK akan memberikan sanksi jika ada laporan dari masyarakat. Sanksi BK beragam. "Bisa lisan, teguran, tertulis. Kalau parah bisa diberhentikan sebagai anggota DPR, itu yang terberat," kata dia.
Apa pelapor akan dijamin keamananya? "Kalau pelapor tidak mau disebutkan identitasnya ya secara etis, kita tidak akan menyebutkan," jawab Nudirman.
Pada Sabtu (4/9), pilot pesawat Garuda GA 222 jurusan Jakarta-Solo menuturkan kepada penumpang bahwa penerbangan ditunda karena ada penumpang yang belum masuk. Pesawat baru terbang setelah putra SBY, Ibas, masuk bersama sejumlah pengawalnya.
Saat itu Ibas bersama pengurus PD hendak safari Ramadan ke Solo. Keberangkatan pesawat pun molor 20 menit.
(aan/nrl)
"Kalau mengadu ke BK tentu akan kita tanggapi. Selama ini, belum ada aduan dari anggota masyarakat. Tentu belum bisa berbuat apa-apa. Kita sifatnya menunggu laporan," kata Wakil Ketua BK DPR, Nudirman Munir, sebelum menghadiri rapat pimpinan BK di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (8/9/2010).
Menurut dia, siapa saja yang menyebabkan jadwal penerbangan tertunda tidak bisa diterima.
"Jangankan Edhi Baskoro, saya pun kalau melakukan tindakan seperti itu, tidak bisa diterima karena jadwal pesawat kan sudah diatur ketat," ujar politisi Golkar ini.
Nudirman mengatakan, BK akan memberikan sanksi jika ada laporan dari masyarakat. Sanksi BK beragam. "Bisa lisan, teguran, tertulis. Kalau parah bisa diberhentikan sebagai anggota DPR, itu yang terberat," kata dia.
Apa pelapor akan dijamin keamananya? "Kalau pelapor tidak mau disebutkan identitasnya ya secara etis, kita tidak akan menyebutkan," jawab Nudirman.
Pada Sabtu (4/9), pilot pesawat Garuda GA 222 jurusan Jakarta-Solo menuturkan kepada penumpang bahwa penerbangan ditunda karena ada penumpang yang belum masuk. Pesawat baru terbang setelah putra SBY, Ibas, masuk bersama sejumlah pengawalnya.
Saat itu Ibas bersama pengurus PD hendak safari Ramadan ke Solo. Keberangkatan pesawat pun molor 20 menit.
(aan/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 11/02/2012 21:26 WIB
Hujan Deras Sebabkan Banjir Setinggi 70 Cm di Gandaria
-
Sabtu, 11/02/2012 21:01 WIB
24 Jam Setelah Kecelakaan Bus Maut, Jalan Raya Cisarua Ramai Lancar
-
Sabtu, 11/02/2012 20:38 WIB
Sopir Bus Karunia Bakti Jalani Tes Urine, Hasil Negatif
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 19:40 WIB
Sopir Bus Karunia Bakti Jadi Tersangka, Dijerat UU Lantas
-
Sabtu, 11/02/2012 19:05 WIB
Kisah Anggota DPR Akbar Faisal dan Aksi Tolak FPI di Bandara Palangkaraya
-
Sabtu, 11/02/2012 20:08 WIB
Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
-
Sabtu, 11/02/2012 13:02 WIB
Astaga! Restoran di Malaysia Tawarkan 'Hidangan' Seks
-
Sabtu, 11/02/2012 19:21 WIB
Prof. Sofjan: Prestasi Anggota DPR Nol
-
376 Komentar
-
280 Komentar
-
229 Komentar
-
191 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Jumat, 10/02/2012 18:34 WIB
PDII LIPI: Menulis di Jurnal Ilmiah Bikin Mahasiswa Tak Asal Lulus
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,407.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

