Gunung Sinabung Meletus
SBY Minta Pelayanan Kesehatan Bagi Pengungsi Diutamakan
Rabu, 08/09/2010 21:15 WIB
SBY di pengungsian (Haryanto/ rumgapres)
Jakarta -
Salah satu dari 8 isu nasional yang saat ini menjadi perhatian Presiden SBY adalah meletusnya Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. SBY meminta pelayanan kesehatan untuk para pengungsi diutamakan.
Mengawali sambutannya mengenai bencana letusan Gunung Sinabung, SBY menyatakan, peristiwa vulkanik di gunung tersebut sangat mengejutkan. Sebab, gunung berketinggian 2.400 mdpl itu tidak menunjukkan tanda-tanda aktif selama 7 abad.
Berdasarkan peninjauannya Senin (6/9) lalu, SBY memastikan saat ini seluruh pengungsi mendapatkan perawatan kesehatan yang cukup baik. Jadi tidak benar jika ada pemberitaan yang mengatakan bahwa saat ini kesehatan pengungsi terabaikan.
"Dalam kunjungan beberapa waktu lalu saya sempat bertemu dan berdialog langsung dengan elemen tanggap darurat yang sedang bertugas disana. Dalam dialog tersebut saya meminta kepada petugas bahwa dimana ada konsentrasi massa, maka saya meminta semua sistem untuk bekerja agar perawatan kesehatan bagi pengungsi berjalan," kata SBY dalam pidatonya di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (8/9/2010).
Mengutamakan pelayanan kesehatan bagi para pengungsi itu, sambung SBY, sangat penting. Sebab itu salah satu cara untuk mencegah terjangkitanya penyakit menular di tenda pengungsian.
"Apalagi pengungsi juga ada yang menjalankan ibadah puasa dan cuaca juga tidak menentu," ujar SBY yang mengenakan batik biru.
"Kepada tim dokter saya meminta tetap memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya," pinta SBY.
Tingkah laku Gunung Sinabung yang sulit diprediksi membuat SBY meminta pemerintah pusat dan pejabat daerah untuk lebih waspada dan tanggap jika peristiwa-peritwa alam seperti ini terjadi lagi.
"Saya meminta semua pihak untuk selalu memberikan informasi yang aktual jika terjadi sesuatu. Hal itu penting untuk mengurangi dan mencegah jatuhnya korban yang berasal dari penduduk sekitar.
Sebelumnya, Senin (6/9) pagi Presiden SBY berserta rombongan berangkat menuju Tanah Karo untuk meninjau lokasi letusan Gunung Sinabung. Dalam kunjungan tersebut SBY menyempatkan diri untuk berbincang dengan para pengungsi. Dini hari setelahnya, gunung itu meletus kembali, sehingga perjalanan SBY kembali ke Jakarta sempat ditunda selama 30 menit.
(lia/irw)
Mengawali sambutannya mengenai bencana letusan Gunung Sinabung, SBY menyatakan, peristiwa vulkanik di gunung tersebut sangat mengejutkan. Sebab, gunung berketinggian 2.400 mdpl itu tidak menunjukkan tanda-tanda aktif selama 7 abad.
Berdasarkan peninjauannya Senin (6/9) lalu, SBY memastikan saat ini seluruh pengungsi mendapatkan perawatan kesehatan yang cukup baik. Jadi tidak benar jika ada pemberitaan yang mengatakan bahwa saat ini kesehatan pengungsi terabaikan.
"Dalam kunjungan beberapa waktu lalu saya sempat bertemu dan berdialog langsung dengan elemen tanggap darurat yang sedang bertugas disana. Dalam dialog tersebut saya meminta kepada petugas bahwa dimana ada konsentrasi massa, maka saya meminta semua sistem untuk bekerja agar perawatan kesehatan bagi pengungsi berjalan," kata SBY dalam pidatonya di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (8/9/2010).
Mengutamakan pelayanan kesehatan bagi para pengungsi itu, sambung SBY, sangat penting. Sebab itu salah satu cara untuk mencegah terjangkitanya penyakit menular di tenda pengungsian.
"Apalagi pengungsi juga ada yang menjalankan ibadah puasa dan cuaca juga tidak menentu," ujar SBY yang mengenakan batik biru.
"Kepada tim dokter saya meminta tetap memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya," pinta SBY.
Tingkah laku Gunung Sinabung yang sulit diprediksi membuat SBY meminta pemerintah pusat dan pejabat daerah untuk lebih waspada dan tanggap jika peristiwa-peritwa alam seperti ini terjadi lagi.
"Saya meminta semua pihak untuk selalu memberikan informasi yang aktual jika terjadi sesuatu. Hal itu penting untuk mengurangi dan mencegah jatuhnya korban yang berasal dari penduduk sekitar.
Sebelumnya, Senin (6/9) pagi Presiden SBY berserta rombongan berangkat menuju Tanah Karo untuk meninjau lokasi letusan Gunung Sinabung. Dalam kunjungan tersebut SBY menyempatkan diri untuk berbincang dengan para pengungsi. Dini hari setelahnya, gunung itu meletus kembali, sehingga perjalanan SBY kembali ke Jakarta sempat ditunda selama 30 menit.
(lia/irw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 03:07 WIB
13 WN Iran yang Terdampar di Tasikmalaya Dideportasi
-
Jumat, 10/02/2012 01:01 WIB
Bebaskan Terdakwa Korupsi Rp 27 M, Hati Nurani MA Dipertanyakan
-
Jumat, 10/02/2012 00:56 WIB
Kasus PPID, Danny Nawawi Disebut Catut Nama Menakertrans
-
Jumat, 10/02/2012 00:14 WIB
Polisi: Pembunuhan ABG di Kebayoran Baru Tidak Direncanakan
-
Jumat, 10/02/2012 00:08 WIB
Kakak Pembunuh ABG di Kebayoran Baru akan Dites Psikologi
-
Jumat, 10/02/2012 02:57 WIB
Gara-gara Ikan Hiu 13 Meter, Warga Pakistan Ribut dengan Polisi
-
Jumat, 10/02/2012 01:25 WIB
Ketika Hitler Berlatih Pidato dan Bercelana Pendek
-
Jumat, 10/02/2012 01:01 WIB
Bebaskan Terdakwa Korupsi Rp 27 M, Hati Nurani MA Dipertanyakan
-
Jumat, 10/02/2012 00:14 WIB
Polisi: Pembunuhan ABG di Kebayoran Baru Tidak Direncanakan
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 857.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

