Indonesia Terpilih Jadi Tuan Rumah Festival Perdamaian Global
Kamis, 09/09/2010 02:56 WIB
Jakarta -
Indonesia terpilih menjadi tuan rumah festival perdamaian global (Global Peace Festival-GPF) Asia Pacific 2010. Penyelenggaraan ini merupakan hasil kerja sama GPF Foundation International, GPF Indonesia, dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
"Sebagai negara yang majemuk dalam suku, ras, agama, warna kulit dan lain sebagainya, tetapi dapat hidup damai, karena rakyat Indonesia hakikinya cinta damai, maka penunjukkan Indonesia sebagai tuan rumah, kami yakini adalah sangatlah tepat," ujar Ketua Pembina Global Peace Festival Indonesia Foundation (GPIF) Musdah Mulia dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (8/9/2010).
Kegiatan GPF antara lain konferensi Internasional (Global Peace
Conference) yang mengikut sertakan tokoh agama dan kepercayaan yang akan diikuti sekitar 400 peserta dari dalam dan luar negeri pada 15-18 Oktober 2010.
"Kami mengharapkan konferensi nanti dapat ditindaklanjuti dengan kerja sama konkret di lapangan. Kerjasama itu penting sebagai salah satu pilar dari GPF yang diyakini akan meningkatkan kesadaran bahwa kita sesungguhnya adalah satu keluarga walaupun latar belakang suku, ras dan agama berbeda," imbuhnya.
Acara lain yang telah dan akan dilakukan adalah Konferensi Tokoh Agama dan Masyarakat pada tanggal 9-10 April 2010 bertempat di Hotel Syahid, Jakarta dihadiri sekitar 200 peserta dari Asia. Berikutnya Young Leaders Assembly berlangsung tanggal 11 April 2010 di Perpusatakaan Nasional, Jakarta.
"Dimaksudkan membangun budaya pelayanan yang melibatkan para mahasiswa dan pemuda untuk melakukan bakti sosial sebagai wujud kepedulian sosial dan kecintaan pada lingkungan," jelas Musdah.
Puncak acara dijadwalkan berlangsung di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta 17 Oktober 2010. Acara tersebut akan disemarakkan dengan pentas budaya dan seni dari berbagai daerah di Indonesia dan juga dari beberapa negara ASEAN. Acara tersebut juga akan diisi dengan penyampaian pesan-pesan perdamaian dari berbagai tokoh agama dan masyarakat yang sudah dikenal luas dan punya komitmen membangun perdamaian, baik dari dalam maupun luar negeri.
"Perlu dicatat, bahwa tujuan perayaan secara bersama ini bukan dimaksudkan sebagai sebuah pesta tanpa makna, melainkan sebuah ungkapan kepedulian akan pentingnya kebersamaan dan solidaritas kemanusiaan. Hal ini perlu dilakukan di tengah meredupnya upaya-upaya damai. Kita perlu menunjukkan dan membuktikan pada dunia, bahwa kita dapat hidup secara damai dan harmoni, serta memberi ruang kepada keberagaman dan pluralisme," tutupnya.
(mpr/mok)
"Sebagai negara yang majemuk dalam suku, ras, agama, warna kulit dan lain sebagainya, tetapi dapat hidup damai, karena rakyat Indonesia hakikinya cinta damai, maka penunjukkan Indonesia sebagai tuan rumah, kami yakini adalah sangatlah tepat," ujar Ketua Pembina Global Peace Festival Indonesia Foundation (GPIF) Musdah Mulia dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (8/9/2010).
Kegiatan GPF antara lain konferensi Internasional (Global Peace
Conference) yang mengikut sertakan tokoh agama dan kepercayaan yang akan diikuti sekitar 400 peserta dari dalam dan luar negeri pada 15-18 Oktober 2010.
"Kami mengharapkan konferensi nanti dapat ditindaklanjuti dengan kerja sama konkret di lapangan. Kerjasama itu penting sebagai salah satu pilar dari GPF yang diyakini akan meningkatkan kesadaran bahwa kita sesungguhnya adalah satu keluarga walaupun latar belakang suku, ras dan agama berbeda," imbuhnya.
Acara lain yang telah dan akan dilakukan adalah Konferensi Tokoh Agama dan Masyarakat pada tanggal 9-10 April 2010 bertempat di Hotel Syahid, Jakarta dihadiri sekitar 200 peserta dari Asia. Berikutnya Young Leaders Assembly berlangsung tanggal 11 April 2010 di Perpusatakaan Nasional, Jakarta.
"Dimaksudkan membangun budaya pelayanan yang melibatkan para mahasiswa dan pemuda untuk melakukan bakti sosial sebagai wujud kepedulian sosial dan kecintaan pada lingkungan," jelas Musdah.
Puncak acara dijadwalkan berlangsung di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta 17 Oktober 2010. Acara tersebut akan disemarakkan dengan pentas budaya dan seni dari berbagai daerah di Indonesia dan juga dari beberapa negara ASEAN. Acara tersebut juga akan diisi dengan penyampaian pesan-pesan perdamaian dari berbagai tokoh agama dan masyarakat yang sudah dikenal luas dan punya komitmen membangun perdamaian, baik dari dalam maupun luar negeri.
"Perlu dicatat, bahwa tujuan perayaan secara bersama ini bukan dimaksudkan sebagai sebuah pesta tanpa makna, melainkan sebuah ungkapan kepedulian akan pentingnya kebersamaan dan solidaritas kemanusiaan. Hal ini perlu dilakukan di tengah meredupnya upaya-upaya damai. Kita perlu menunjukkan dan membuktikan pada dunia, bahwa kita dapat hidup secara damai dan harmoni, serta memberi ruang kepada keberagaman dan pluralisme," tutupnya.
(mpr/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Jumat, 10/02/2012 15:29 WIB
LBH Kecam Anugerah Doktor HC Undip pada Mantan Waka BIN
-
Jumat, 10/02/2012 15:27 WIB
Hujan Angin Tumbangkan Pohon di Cilandak
-
Jumat, 10/02/2012 15:19 WIB
Demokrat Persilakan BK DPR Periksa Nasir Soal Pertemuan dengan Nazar
-
Jumat, 10/02/2012 15:19 WIB
Mengaku Didukung SBY & Anas, Walikota Makassar Maju Gubernur Sulsel
-
Jumat, 10/02/2012 15:19 WIB
ABG Tewas Ditusuk Pria Tak Dikenal di Cilincing
-
Jumat, 10/02/2012 11:36 WIB
Video Pelayan KFC Malaysia Pukul Pelanggan Beredar Luas
-
Jumat, 10/02/2012 14:39 WIB
Megawati Sindir Kapolri dan Jaksa Agung yang Tak Hadiri Acara PDIP
-
Jumat, 10/02/2012 14:37 WIB
Malaysia Tahan Pria Saudi yang Hina Nabi Muhammad
-
Jumat, 10/02/2012 12:50 WIB
Duh, Gadis Tuli Diperkosa & Dijadikan Budak Hampir 10 Tahun
-
230 Komentar
-
191 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 857.000
- Rp 1,408.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

