SBY Tak Singgung Skandal Menteri dan Kasus Malaysia
Kamis, 09/09/2010 03:42 WIB
Jakarta -
Delapan isu dibahas oleh Presiden SBY. Mulai dari pergantian Panglima TNI hingga wacana perubahan tempat Ibukota Indonesia. Namun soal skandal menteri-menterinya, justru tidak masuk dalam penjelasan presiden.
Usai buka puasa bersama dengan sejumlah pemimpin redaksi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/7/2010) malam, SBY memang menepati janjinya. Hampir satu jam, SBY mengomentari berbagai permasalahan yang menjadi sorotan publik.
Soal pergantian Panglima TNI, SBY sudah menunjuk Laksamana TNI Agus Suhartono yang sekarang menjabat KSAL untuk menggantikan Jenderal Djoko Santoso.
Dalam pidatonya, SBY berharap agar calon Kapolri dan Jaksa Agung adalah orang-orang yang pas. SBY ingin agar Kompolnas dan Komisi Kejaksaan memiliki anggaran yang terpisah dari institusinya. Mengenai kritikan Kolonel (Pnb) Adjie Suraji di Harian Kompas, presiden menyerahkan persoalan ini kepada Panglima TNI, KASAU, dan Menhan.
Namun dari sekian banyak penjelasan presiden, isu tak sedap yang menerpa dua menterinya memang agak 'terlupakan'. Padahal Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha sempat mengatakan isu ini akan menjadi salah satu materi pidato SBY.
Baru-baru ini, Menteri Perhubungan Freddy Numberi dikabarkan sedang dekat dengan salah seorang reporter TV. Atas dugaan ini, Freddy dengan tegas telah membantahnya. Sementara, menteri lain yang diduga terlibat skandal asmara, adalah Menteri ESDM Darwin Saleh. Darwin diduga punya hubungan spesial dengan mantan sekretaris pribadinya. Atas tuduhan ini pun Darwin juga telah membantah.
"Ada delapan isu yang saya kedepankan yang menjadi perhatian publik dan masih akan berlangsung beberapa saat lagi. Isu lain, yang tidak termasuk 8 isu ini, tidak saya pilih karena persoalan waktu. Mungkin lebih tepat disampaikan jajaran menteri atau bisa kami komunikasikan kemudian," kata SBY saat membuka jumpa pers.
Mungkin saja, isu lain yang tidak dipilih SBY itu adalah soal skandal. Hal ini sedikit diperkuat dari keterangan Julian yang ditemui setelah SBY pidato. "Last minute di cut, suasana nggak pas," jelasnya.
Bagaimana dengan konflik dengan Malaysia? Presiden memang telah berbicara panjang lebar mengenai kasus ini Mabes TNI. Namun penjelasan presiden saat itu belum cukup untuk meredam aksi yang mengecam Malaysia.
(mok/mok)
Usai buka puasa bersama dengan sejumlah pemimpin redaksi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/7/2010) malam, SBY memang menepati janjinya. Hampir satu jam, SBY mengomentari berbagai permasalahan yang menjadi sorotan publik.
Soal pergantian Panglima TNI, SBY sudah menunjuk Laksamana TNI Agus Suhartono yang sekarang menjabat KSAL untuk menggantikan Jenderal Djoko Santoso.
Dalam pidatonya, SBY berharap agar calon Kapolri dan Jaksa Agung adalah orang-orang yang pas. SBY ingin agar Kompolnas dan Komisi Kejaksaan memiliki anggaran yang terpisah dari institusinya. Mengenai kritikan Kolonel (Pnb) Adjie Suraji di Harian Kompas, presiden menyerahkan persoalan ini kepada Panglima TNI, KASAU, dan Menhan.
Namun dari sekian banyak penjelasan presiden, isu tak sedap yang menerpa dua menterinya memang agak 'terlupakan'. Padahal Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha sempat mengatakan isu ini akan menjadi salah satu materi pidato SBY.
Baru-baru ini, Menteri Perhubungan Freddy Numberi dikabarkan sedang dekat dengan salah seorang reporter TV. Atas dugaan ini, Freddy dengan tegas telah membantahnya. Sementara, menteri lain yang diduga terlibat skandal asmara, adalah Menteri ESDM Darwin Saleh. Darwin diduga punya hubungan spesial dengan mantan sekretaris pribadinya. Atas tuduhan ini pun Darwin juga telah membantah.
"Ada delapan isu yang saya kedepankan yang menjadi perhatian publik dan masih akan berlangsung beberapa saat lagi. Isu lain, yang tidak termasuk 8 isu ini, tidak saya pilih karena persoalan waktu. Mungkin lebih tepat disampaikan jajaran menteri atau bisa kami komunikasikan kemudian," kata SBY saat membuka jumpa pers.
Mungkin saja, isu lain yang tidak dipilih SBY itu adalah soal skandal. Hal ini sedikit diperkuat dari keterangan Julian yang ditemui setelah SBY pidato. "Last minute di cut, suasana nggak pas," jelasnya.
Bagaimana dengan konflik dengan Malaysia? Presiden memang telah berbicara panjang lebar mengenai kasus ini Mabes TNI. Namun penjelasan presiden saat itu belum cukup untuk meredam aksi yang mengecam Malaysia.
(mok/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 16:17 WIB
Hujan Es & Angin Kencang di Depok, 2 Pohon Tumbang
-
Jumat, 10/02/2012 16:15 WIB
Pistol yang Ditemukan di UI Milik Jaringan Abu Omar
-
Jumat, 10/02/2012 16:14 WIB
Menkum HAM Duga Nasir Tak Punya Akses Khusus untuk Kunjungi Nazaruddin
-
Jumat, 10/02/2012 16:12 WIB
Polisi Amankan 10 Ton Solar Ilegal di Bali
-
Jumat, 10/02/2012 16:11 WIB
Coreng Citra PD, Nasir Terancam Sanksi Keras
-
Jumat, 10/02/2012 15:29 WIB
2 Wanita Muda Ditemukan Tewas di Changi
-
Jumat, 10/02/2012 11:36 WIB
Video Pelayan KFC Malaysia Pukul Pelanggan Beredar Luas
-
Jumat, 10/02/2012 15:37 WIB
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem 10-13 Februari
-
Jumat, 10/02/2012 14:37 WIB
Malaysia Tahan Pria Saudi yang Hina Nabi Muhammad
-
230 Komentar
-
191 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 600.000
- Rp 1,408.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

