Lima Nelayan Langkat yang Dideportasi dari Malaysia Tiba di Medan

Khairul Ikhwan - detikNews
Kamis, 09/09/2010 19:04 WIB
Medan - Lima nelayan asal Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut) yang sebelumnya ditahan Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) Penang, tiba di Bandara Polonia Medan. Kelimanya sempat terlantar di Bandara Polonia selama dua jam akibat keterlambatan jemputan dari perwakilan Pemerintah Provinsi Sumut.
 
Kelima nelayan tersebut yakni Nasir (34), Sonni (23), Zul'aini (31), Junaidi (30) dan Iswa (32). Semuanya warga Kabupaten Langkat, Sumut. Sebelumnya, kelima nelayan ini ditahan APMM Penang pada 3 September 2010 lalu karena memasuki perairan Malaysia sekitar 48 mil Pulau Penang Malaysia.
 
Berdasarkan surat keputusan Pendakwa Raya Kerajaan Malaysia, akhirnya kelima nelayan dideportasi ke tanah air, setelah menjalani penyidikan atas kebenaran fakta kerusakan kapal hingga terseret arus memasuki perairan Malaysia.
 
Kelima nelayan tiba di Bandara Polonia Medan menggunakan pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 1283, didampingi Konsul Penerangan Sosial dan Budaya (Pensosbud) Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Penang, Irzani Ratni, pada Kamis (9/9/2010) siang sekitar pukul 12.15 WIB.
 
Meski tiba Kamis siang, kelima nelayan baru dapat meninggalkan Bandara Polonia Medan setelah terlantar lebih dari dua jam menunggu jemputan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Utara yang terlambat datang.
 
Salah seorang nelayan yang didepotasi, Nasir mengaku senang bisa pulang ke tanah air.
 
"Tidak sangka akan merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman. Kami kira akan Lebaran di tahanan," kata Nasir.
 
Konsul Pensosbud KJRI Irzani Ratni mengatakan, kelima nelayan sempat ditahan di Penang Malaysia selama enam hari atas tuduhan memasuki kawasan perairan Malyasia.
 
"Mereka dideportasi ke tanah air setelah KJRI melakukan pendekatan kepada APMM dengan membawa bukti pemeriksaan atas kerusakan kapal hingga terseret ke perairan Malaysia. Siapa pun itu, tidak membeda-bedakan suku, asal warga Indonesia akan diupayakan dibantu jika mengalami masalah," kata Irzani.
 
Pemulangan lima nelayan asal Langkat ini diharapkan dapat meredam ketegangan antara pemerintah Indonesia dengan Malaysia yang memanas sebulan terakhir.

(rul/aan)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index ยป
    Cari Penawaran Terbaik di Sini