Obama Kecam Rencana Pembakaran Alquran
Jumat, 10/09/2010 03:02 WIB
Jakarta -
Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengecam rencana pembakaran Alquran. Obama mengatakan hal yang akan dilakukan Pastor Terry Jones di Florida itu akan membahayakan keselamatan pasukan AS dan warga negara AS.
"Mudah-mudahan dia mendengar bisikan baik dan memahami bahwa tindakannya bersifat destruktif," kata Presiden Obama seperti ditulis BBC, Kamis (9/9/2010).
Obama menjelaskan aksi ini akan menambah kebencian pada AS. Akan makin banyak serangan bom bunuh diri yang mengancam masyarakat AS atas tindakan yang dinilai Obama bertentangan dengan prinsip masyarakat AS ini.
"Ini bertentangan dengan nilai-nilai kita di Amerika, negara yang dibangun atas dasar kebebasan dan toleransi beragama" terang Obama.
Seperti ramai diberitakan sebelumnya, Pendeta Jones berencana membakar Alquran pada 11 September. Namun upayanya itu memunculkan banyak kecaman, termasuk dari pejabat di AS.
Rencana ini juga menimbulkan kecaman internasional. Badan kepolisian internasional Interpol telah mengeluarkan peringatan global mengenai kemungkinan pembalasan yang memakan korban orang-orang tak bersalah.
Departemen Luar Negeri Amerika menyarankan kepada warga negara Amerika di luar negeri agar bersiaga menghadapi kemungkinan serangan dan agar menghindari tempat-tempat yang mungkin akan menjadi ajang unjuk rasa.
Juru bicara Pentagon mengatakan Menteri Pertahanan Robert Gates sedang mempertimbangkan untuk mengontak Pastor Jones untuk tidak melakukan pembakaran Al Qur'an
(rdf/rdf)
"Mudah-mudahan dia mendengar bisikan baik dan memahami bahwa tindakannya bersifat destruktif," kata Presiden Obama seperti ditulis BBC, Kamis (9/9/2010).
Obama menjelaskan aksi ini akan menambah kebencian pada AS. Akan makin banyak serangan bom bunuh diri yang mengancam masyarakat AS atas tindakan yang dinilai Obama bertentangan dengan prinsip masyarakat AS ini.
"Ini bertentangan dengan nilai-nilai kita di Amerika, negara yang dibangun atas dasar kebebasan dan toleransi beragama" terang Obama.
Seperti ramai diberitakan sebelumnya, Pendeta Jones berencana membakar Alquran pada 11 September. Namun upayanya itu memunculkan banyak kecaman, termasuk dari pejabat di AS.
Rencana ini juga menimbulkan kecaman internasional. Badan kepolisian internasional Interpol telah mengeluarkan peringatan global mengenai kemungkinan pembalasan yang memakan korban orang-orang tak bersalah.
Departemen Luar Negeri Amerika menyarankan kepada warga negara Amerika di luar negeri agar bersiaga menghadapi kemungkinan serangan dan agar menghindari tempat-tempat yang mungkin akan menjadi ajang unjuk rasa.
Juru bicara Pentagon mengatakan Menteri Pertahanan Robert Gates sedang mempertimbangkan untuk mengontak Pastor Jones untuk tidak melakukan pembakaran Al Qur'an
(rdf/rdf)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 10/02/2012 14:32 WIB
DPR Endus Konflik Lahan di Riau Ditunggangi Kepentingan Asing
-
Jumat, 10/02/2012 14:27 WIB
Pemulung di Sukoharjo Temukan Betis Manusia
-
Jumat, 10/02/2012 14:18 WIB
Cegah Kasus Rasminah Cs Terulang, DPR Didorong Revisi UU MA
-
Jumat, 10/02/2012 14:05 WIB
Ruangan Digeledah, Pimpinan Banggar DPR Tak Takut Diperiksa KPK
-
Jumat, 10/02/2012 13:53 WIB
Sejak Awal Tingkah Sabda Pemilik Paket Sabu di Acara SBY Mencurigakan
-
Jumat, 10/02/2012 11:36 WIB
Video Pelayan KFC Malaysia Pukul Pelanggan Beredar Luas
-
Jumat, 10/02/2012 13:49 WIB
Densus Temukan Pistol & Senapan di Hutan UI
-
Jumat, 10/02/2012 12:50 WIB
Duh, Gadis Tuli Diperkosa & Dijadikan Budak Hampir 10 Tahun
-
Jumat, 10/02/2012 13:53 WIB
Sejak Awal Tingkah Sabda Pemilik Paket Sabu di Acara SBY Mencurigakan
-
230 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
167 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 1,408.000
- Rp 600.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message

---125x125.gif)
.gif)

