Panglima TNI Akan Genjot Pembinaan Agar Kasus Adjie Tidak Terulang

Hery Winarno - detikNews
Jumat, 10/09/2010 11:46 WIB
Jakarta - Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso berharap kasus anggota TNI AU Kolonel Adjie Suradji yang mengkritik langsung Panglima Tertinggi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak terulang. TNI akan melakukan pembinaan lagi.

"Apa yang dilakukan oleh Kolonel Suradji tidak bisa dibenarkan baik di jajaran kehidupan TNI dan universal," kata Djoko usai menghadiri acara silaturahmi di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakpus, Jumat (10/9/2010)

Dikatakan dia, TNI akan melakukan pembinaan lagi supaya ke depan tidak ada lagi pelanggaran disiplin dan tata tertib.

"Kalau itu (kasus Adjie) ada proses hukum, karena pelanggaran itu. Pembinaannya dikasih tahu, dikandani yang benar ini loh, tentara jangan mengkritik komandannya," papar Djoko.

Namun, Djoko enggan membeberkan sanksi untuk Adjie. Menurut dia, Adjie juga belum diperiksa. "Soal itu nanti Angkatan Udara," kata Djoko.

Dalam artikel opininya pada 6 September, Adjie yang bertugas di bagian Dinas Personalia dan Pamen Sopsau, mengkritik pemerintahan SBY. Adjie menyoroti penanganan korupsi di Indonesia. Di bawah artikel itu Adjie mencantumkan identitasnya sebagai anggota TNI AU. Hal inilah yang dianggap melanggar etika. Adalah terlarang personel TNI mengkritik presiden yang merupakan panglima tertinggi.

(aan/vit)

Share:

Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini