Meninggal di Open House SBY
Pertuni: Kematian Joni Harus Jadi Pelajaran Bagi Tunanetra Lain
Sabtu, 11/09/2010 00:10 WIB
Foto: Mega Putra/detikcom
Jakarta -
Joni Malela, seorang tunanetra meninggal dunia saat mengikuti open house Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Negara. Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) pun meminta agar peristiwa ini menjadi pelajaran bagi tunanetra lain, agar tidak memaksakan diri untuk berdesak-desakan memburu amplop di acara open house.
"Saya menyoroti silaturahmi di hari lebaran ini. Maksud pihak Istana mungkin baik dengan memberi apresiasi amplop bagi penyandang cacat. Tapi kami perhatikan setiap open house, tunanetra yang datang semakin banyak. Bukan memburu silaturahmi, tapi memburu amplop," ujar Ketua DPD Pertuni DKI Jakarta, Bayu Iwan Yulianto kepada detikcom, Jumat (10/9/2010).
Menurut Bayu, pihak Pertuni sebenarnya sudah mengimbau para tunanetra untuk tidak memaksakan diri datang ke acara open house. Apalagi sebagian besar kaum tunanetra ini sengaja datang dari luar Jakarta.
"Kami meminta agar tidak datang bersilaturahmi dengan cara seperti ini. Tapi rata-rata yang datang itu sendiri-sendiri dan datang dari luar Jakarta," terang dia.
Bayu pun meminta agar para pejabat merubah cara pembagian amplop untuk tunanetra. Menurutnya jika mau menolong, lebih baik bantuan itu diberikan pada lembaga-lembaga sosial yang sudah kredibel. Bukan dengan cara dibagikan pada perorangan seperti tadi.
"Seharusnya pejabat beberapa kali berfikir sebelum melaksanakan open house dimana para tunanetra berjubel dengan orang banyak," pesan Bayu.
Joni Malela meninggal dunia saat menghadiri open house yang digelar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana. Jenazah Joni kemudian dibawa ke RSCM dan selanjutnya dimakamkan di kampung halamannya di Garut, Jawa Barat.
(rdf/rdf)
"Saya menyoroti silaturahmi di hari lebaran ini. Maksud pihak Istana mungkin baik dengan memberi apresiasi amplop bagi penyandang cacat. Tapi kami perhatikan setiap open house, tunanetra yang datang semakin banyak. Bukan memburu silaturahmi, tapi memburu amplop," ujar Ketua DPD Pertuni DKI Jakarta, Bayu Iwan Yulianto kepada detikcom, Jumat (10/9/2010).
Menurut Bayu, pihak Pertuni sebenarnya sudah mengimbau para tunanetra untuk tidak memaksakan diri datang ke acara open house. Apalagi sebagian besar kaum tunanetra ini sengaja datang dari luar Jakarta.
"Kami meminta agar tidak datang bersilaturahmi dengan cara seperti ini. Tapi rata-rata yang datang itu sendiri-sendiri dan datang dari luar Jakarta," terang dia.
Bayu pun meminta agar para pejabat merubah cara pembagian amplop untuk tunanetra. Menurutnya jika mau menolong, lebih baik bantuan itu diberikan pada lembaga-lembaga sosial yang sudah kredibel. Bukan dengan cara dibagikan pada perorangan seperti tadi.
"Seharusnya pejabat beberapa kali berfikir sebelum melaksanakan open house dimana para tunanetra berjubel dengan orang banyak," pesan Bayu.
Joni Malela meninggal dunia saat menghadiri open house yang digelar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana. Jenazah Joni kemudian dibawa ke RSCM dan selanjutnya dimakamkan di kampung halamannya di Garut, Jawa Barat.
(rdf/rdf)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Kamis, 09/02/2012 08:50 WIB
Pendiri PD Bertemu, Mubarok Sangsi Akan Ada Penggulingan Anas
-
Kamis, 09/02/2012 08:37 WIB
Majelis Hakim Perkara Syarifuddin Diminta Bersikap Objektif
-
Kamis, 09/02/2012 08:22 WIB
Ombudsman Beri Waktu 1 Bulan untuk Selesaikan Kasus GKI Yasmin
-
Kamis, 09/02/2012 08:08 WIB
MPR: Hari Pers Nasional, Kembalikan Independensi Pers!
-
Kamis, 09/02/2012 07:59 WIB
Para Pendiri PD Bakal Bertemu Bahas Masa Depan Partai
-
Kamis, 09/02/2012 06:42 WIB
Iran akan Serbu Fasilitas AS di Seluruh Dunia Jika Diserang
-
Kamis, 09/02/2012 07:45 WIB
PPATK Temukan 1.890 Transaksi Mencurigakan di Januari 2012
-
Kamis, 09/02/2012 07:59 WIB
Para Pendiri PD Bakal Bertemu Bahas Masa Depan Partai
-
Kamis, 09/02/2012 00:08 WIB
Tim Investigasi: Jembatan Kukar Salah Sejak Perencanaan
-
229 Komentar
-
196 Komentar
-
176 Komentar
-
166 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 06/02/2012 13:46 WIB
Setelah Miranda, Lalu Siapa?
Miranda Tersentuh Jua
-
Senin, 06/02/2012 10:26 WIB
Miranda, Lalu Siapa?
Miranda S Gultom: Awalnya Saya Enggan Dicalonkan
-
Senin, 06/02/2012 15:13 WIB
Bagir Manan: Harus The Best One yang Jadi Ketua MA
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 605.000
- Rp 1,419.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_2.gif)


Sending your message




---125x125.gif)
.gif)

